Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TerbaruDesain Rumah Adat Minangkabau, Berikut Beberapa Keunikannya

Desain Rumah Adat Minangkabau, Berikut Beberapa Keunikannya

Desain rumah adat Minangkabau memiliki keunikan tersendiri. Berikut adalah keunikan desain rumah Gadang atau rumah adat khas Minangkabau. Keunikan desain rumah adat ini tentunya sangat menarik dan juga keren.

Rumah Gadang merupakan rumah tradisional Minangkabau di Sumatera Barat yang paling terkenal. Bentuknya yang unik, megah dan penuh budaya menjadikannya sebagai kebanggaan bangsa. Anda pastinya juga tidak akan mudah menemukannya di berbagai daerah lainnya.

Rumah ini berdiri di atas tanah milik keluarga induk atau suku suatu kelompok tertentu. Secara turun temurun hanya perempuan dari kelompok tersebut yang mewarisi rumah ini. Fungsi rumah ini sebagai tempat tinggal, tempat upacara hingga pewarisan nilai adat.

Baca Juga: Keunikan Rumah Adat Joglo yang Membuatnya Lebih Istimewa

Keunikan Desain Rumah Adat Minangkabau

Bagian depan rumah Gadang memiliki rangkaian berbentuk bujur sangkar dan beratap ijuk bergonjong. Di bagian kiri atau kanan rumah juga tersedia anjung sebagai tempat upacara keagamaan. Biasanya di depan pintu depan juga terdapat tangga untuk memasuki rumah.

Rumah Gadang memiliki ruangan berbentuk persegi panjang dan ruang lepas yang terbagi menurut batas tiang. Secara berjajar, tiang tersusun dari depan ke belakang dan dari kiri ke kanan. Lanjar di dalam rumah ini juga bervariasi sesuai dengan luas rumah.

Masyarakat memandang rumah Gadang sebagai tempat suci dan juga tempat yang mulia. Karena itulah terdapat tata krama tertentu sebelum naik dan masuk ke rumah tersebut. Misalnya yaitu tata krama untuk mencuci kaki terlebih dahulu sebelum naik.

Desain rumah adat Minangkabau ini juga memiliki berbagai keunikan tersendiri yang sangat menarik. Beberapa keunikan tersebut yaitu:

Atapnya Seperti Tanduk Kerbau

Keunikan pertama terletak pada bagian atap rumah yang berbentuk seperti tanduk runcing. Katanya bentuk tersebut menyimbolkan kemenangan adu kerbau raja Minangkabau melawan kerbau raja di Jawa. Sejak saat itu pula tanduk kerbau menjadi tanda kejayaan Minangkabau.

Baca Juga: Desain Rumah Joglo Modern, Inspirasi Kekinian Rasa Tradisional

Versi lain menyebutkan bahwa atap tersebut terinspirasi dari bentuk kapal Lancang. Saat tiba di muara, masyarakat mengangkatnya ke daratan dan memberikan atap dari tiang layar yang diikat. Namun karena berat, tiang layar miring dan melengkung seperti bagian lancip rumah Gadang.

Memiliki Ukiran yang Unik

Tembok bagian depan rumah Gadang biasanya tersusun dari papan dan memiliki ukiran indah. Motif ukirannya juga beragam seperti bunga, daun, akar hingga pola melingkar maupun bidang persegi. Ukiran tersebut tentunya menjadi ornamen yang membuat rumah semakin menakjubkan.

Desain Rumah Adat Minangkabau Tidak Menggunakan Paku

Dalam pembangunan rumah Gadang tidaklah menggunakan paku untuk menyatukan berbagai komponen. Akan tetapi rumah ini menggunakan pasak sehingga lebih kokoh dan tahan guncangan. Masyarakat juga percaya pasak bisa membuat kayu bangunan tidak mudah roboh atau patah.

Menggunakan Banyak Pilar

Karena termasuk rumah panggung tidak heran jika rumah Gadang memiliki banyak pilar. Biasanya rumah ini akan menggunakan lebih dari lima baris pilar yang kokoh dan kuat. Pilar tersebut akan membentuk empat ruangan memanjang yang kita sebut sebagai lanjar.

Menggunakan Tiang Anti Gempa

Sumatera Barat termasuk wilayah yang rawan gempa sehingga membutuhkan arsitektur khusus. Karena itu rumah Gadang menggunakan tiang menjulang ke atas dan tahan dengan goncangan. Uniknya tiang tersebut hanya bertumpu pada batu datar, tidak tertanam di dalam tanah.

Baca Juga: Ciri Khas Rumah Adat Sunda yang Unik dan Penuh Filosofi

Dapur Terpisah dari Rumah

Keunikan lain dari desain rumah adat Minangkabau ini yaitu dapurnya terpisah dari rumah. Biasanya dapur terletak di halaman belakang rumah Gadang. Meskipun begitu biasanya bagian dapur tetap nyaman dan juga terlihat megah.

Kamar Sesuai dengan Jumlah Penghuni Perempuan

Jumlah kamar di rumah Gadang sesuai dengan jumlah perempuan yang tinggal di dalamnya. Setiap perempuan yang sudah menikah maka akan memiliki kamar sendiri yang lebih tertutup. Sedangkan untuk perempuan yang belum menikah akan menggunakan satu kamar di bagian ujung.

Menggunakan Tiang Penopang

Rumah Gadang bertopang pada tiang kayu yang bertumpu pada batu datar kuat. Ketinggiannya bisa mencapai hingga 2 meter dan memiliki tujuan tertentu. Tujuannya yaitu agar penghuni rumah bisa terlindungi dari serangan binatang buas.

Itulah berbagai keunikan desain rumah adat Minangkabau atau rumah Gadang ini. Selain terlihat cantik ternyata rumah ini juga memiliki banyak makna dan fungsi. (R10/HR-Online)

Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...
Pemudik di Stasiun Kota Banjar

Arus Balik Pemudik di Stasiun Kota Banjar Meningkat, Tiket Hingga H+7 Lebaran Ludes Terjual

harapanrakyat.com,- Memasuki H+3 lebaran Idul Fitri 1446 H situasi arus balik pemudik pengguna layanan kereta api Stasiun Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (3/3/2025). Tiket...
Pengunjung pantai di Cikalong Tasikmalaya

Pengunjung Pantai di Cikalong Tasikmalaya Membludak, Petugas Perketat Keamanan

Harapanrakyat.com - Pada masa libur Lebaran 1446 Hijriah, pengunjung pantai di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, membludak, Kamis (3/4/2024). Lonjakan pengunjung ini mendorong...
Pemancing Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cipalu Tasikmalaya

Pemancing Hanyut Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Seorang pemancing hanyut terbawa arus di Sungai Cipalu, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) petang. Korban bernama Ratim (42)...