Desain rumah adat Minangkabau memiliki keunikan tersendiri. Berikut adalah keunikan desain rumah Gadang atau rumah adat khas Minangkabau. Keunikan desain rumah adat ini tentunya sangat menarik dan juga keren.
Rumah Gadang merupakan rumah tradisional Minangkabau di Sumatera Barat yang paling terkenal. Bentuknya yang unik, megah dan penuh budaya menjadikannya sebagai kebanggaan bangsa. Anda pastinya juga tidak akan mudah menemukannya di berbagai daerah lainnya.
Rumah ini berdiri di atas tanah milik keluarga induk atau suku suatu kelompok tertentu. Secara turun temurun hanya perempuan dari kelompok tersebut yang mewarisi rumah ini. Fungsi rumah ini sebagai tempat tinggal, tempat upacara hingga pewarisan nilai adat.
Baca Juga: Keunikan Rumah Adat Joglo yang Membuatnya Lebih Istimewa
Keunikan Desain Rumah Adat Minangkabau
Bagian depan rumah Gadang memiliki rangkaian berbentuk bujur sangkar dan beratap ijuk bergonjong. Di bagian kiri atau kanan rumah juga tersedia anjung sebagai tempat upacara keagamaan. Biasanya di depan pintu depan juga terdapat tangga untuk memasuki rumah.
Rumah Gadang memiliki ruangan berbentuk persegi panjang dan ruang lepas yang terbagi menurut batas tiang. Secara berjajar, tiang tersusun dari depan ke belakang dan dari kiri ke kanan. Lanjar di dalam rumah ini juga bervariasi sesuai dengan luas rumah.
Masyarakat memandang rumah Gadang sebagai tempat suci dan juga tempat yang mulia. Karena itulah terdapat tata krama tertentu sebelum naik dan masuk ke rumah tersebut. Misalnya yaitu tata krama untuk mencuci kaki terlebih dahulu sebelum naik.
Desain rumah adat Minangkabau ini juga memiliki berbagai keunikan tersendiri yang sangat menarik. Beberapa keunikan tersebut yaitu:
Atapnya Seperti Tanduk Kerbau
Keunikan pertama terletak pada bagian atap rumah yang berbentuk seperti tanduk runcing. Katanya bentuk tersebut menyimbolkan kemenangan adu kerbau raja Minangkabau melawan kerbau raja di Jawa. Sejak saat itu pula tanduk kerbau menjadi tanda kejayaan Minangkabau.
Baca Juga: Desain Rumah Joglo Modern, Inspirasi Kekinian Rasa Tradisional
Versi lain menyebutkan bahwa atap tersebut terinspirasi dari bentuk kapal Lancang. Saat tiba di muara, masyarakat mengangkatnya ke daratan dan memberikan atap dari tiang layar yang diikat. Namun karena berat, tiang layar miring dan melengkung seperti bagian lancip rumah Gadang.
Memiliki Ukiran yang Unik
Tembok bagian depan rumah Gadang biasanya tersusun dari papan dan memiliki ukiran indah. Motif ukirannya juga beragam seperti bunga, daun, akar hingga pola melingkar maupun bidang persegi. Ukiran tersebut tentunya menjadi ornamen yang membuat rumah semakin menakjubkan.
Desain Rumah Adat Minangkabau Tidak Menggunakan Paku
Dalam pembangunan rumah Gadang tidaklah menggunakan paku untuk menyatukan berbagai komponen. Akan tetapi rumah ini menggunakan pasak sehingga lebih kokoh dan tahan guncangan. Masyarakat juga percaya pasak bisa membuat kayu bangunan tidak mudah roboh atau patah.
Menggunakan Banyak Pilar
Karena termasuk rumah panggung tidak heran jika rumah Gadang memiliki banyak pilar. Biasanya rumah ini akan menggunakan lebih dari lima baris pilar yang kokoh dan kuat. Pilar tersebut akan membentuk empat ruangan memanjang yang kita sebut sebagai lanjar.
Menggunakan Tiang Anti Gempa
Sumatera Barat termasuk wilayah yang rawan gempa sehingga membutuhkan arsitektur khusus. Karena itu rumah Gadang menggunakan tiang menjulang ke atas dan tahan dengan goncangan. Uniknya tiang tersebut hanya bertumpu pada batu datar, tidak tertanam di dalam tanah.
Baca Juga: Ciri Khas Rumah Adat Sunda yang Unik dan Penuh Filosofi
Dapur Terpisah dari Rumah
Keunikan lain dari desain rumah adat Minangkabau ini yaitu dapurnya terpisah dari rumah. Biasanya dapur terletak di halaman belakang rumah Gadang. Meskipun begitu biasanya bagian dapur tetap nyaman dan juga terlihat megah.
Kamar Sesuai dengan Jumlah Penghuni Perempuan
Jumlah kamar di rumah Gadang sesuai dengan jumlah perempuan yang tinggal di dalamnya. Setiap perempuan yang sudah menikah maka akan memiliki kamar sendiri yang lebih tertutup. Sedangkan untuk perempuan yang belum menikah akan menggunakan satu kamar di bagian ujung.
Menggunakan Tiang Penopang
Rumah Gadang bertopang pada tiang kayu yang bertumpu pada batu datar kuat. Ketinggiannya bisa mencapai hingga 2 meter dan memiliki tujuan tertentu. Tujuannya yaitu agar penghuni rumah bisa terlindungi dari serangan binatang buas.
Itulah berbagai keunikan desain rumah adat Minangkabau atau rumah Gadang ini. Selain terlihat cantik ternyata rumah ini juga memiliki banyak makna dan fungsi. (R10/HR-Online)