Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Camat Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Dedi Suryadi, mengimbau kepada BLUD Puskesmas Pataruman 3 Kota Banjar dan warga masyarakat untuk menggalakan program pemberantasan sarang nyamuk atau PSN.
Upaya itu guna menekan angka kasus demam berdarah dengue atau DBD di wilayah Pataruman mengingat saat ini kasus DBD di Kota Banjar terus mengalami peningkatan.
“Pemberantasan sarang nyamuk atau PSN harus jadi prioritas untuk pencegahan DBD khususnya di wilayah Kecamatan Pataruman,” kata Dedi saat acara Lokakarya mini Puskesmas Pataruman 3 di Kelurahan Pataruman kepada awak media, Rabu (8/7/20).
Menurutnya, sebagai langkah preventif pemberantasan sarang nyamuk dinilai lebih efektif dibandingkan foging karena upaya itu dapat membunuh bibit-bibit atau jentik nyamuk penyebab penyakit yang bersumber dari serangan nyamuk.
Baik itu penyakit demam berdarah dengue, malaria ataupun penyakit Chikungunya seperti yang terjadi di lingkungan Parungsari, Kelurahan Karangpanimbal baru-baru ini.
Dedi menambahkan, selain penggalakan PSN, jelang masa AKB ini Puskesmas juga diimbau untuk tetap waspada penyebaran virus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan saat melakukan pelayanan masyarakat serta membiasakan diri dengan PHBS.
“Disamping pemberantasan sarang nyamuk pencegahan DBD. Semua harus tetap waspada virus Covid-19 mengingat wabah atau pandemi ini belum bisa diprediksi kapan akan berakhir,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pataruman 3 dr. Yun Wahyuni, mengatakan, dalam agenda lokakarya ini sebagai evaluasi kinerja selain meningkatkan mutu pelayanan tentunya pemberantasan sarang nyamuk atau PSN akan dimasukan skala prioritas program.
“Tentunya penggalakan PSN ini akan kami tindaklanjuti dengan sosialisasi kepada warga disamping sosialisasi PHBS dan pencegahan Covid-19,” singkatnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Muspika Kecamatan Pataruman, Dinas Kesehatan Kota Banjar, Kapolsek Pataruman, AKP Cecep Edi Sulaeman Danramil 1325/Langensari Mayor Inf Agung Subekti. (Muhlisin/R8/HR Online)