Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarMenuju AKB, Walikota Banjar Tegaskan Sektor Pariwisata Bisa Kembali Dibuka

Menuju AKB, Walikota Banjar Tegaskan Sektor Pariwisata Bisa Kembali Dibuka

Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB di Kota Banjar telah berakhir. Saat ini Pemkot Banjar tengah menghadapi transisi menuju adaptasi kebiasaan baru (AKB).

Sebagai upaya membangkitkan kembali potensi di sektor pariwisata, Walikota Banjar Hj. Ade Sukaesih menegaskan, bahwa untuk sektor pariwisata di Kota Banjar sudah bisa kembali dibuka.

“Untuk sektor pariwisata sudah bisa dibuka, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata Ade Uu disela kunjungannya di Pataruman, Senin (8/6/2020).

Adapun terkait pelaksanaan penerapan protokol kesehatan di lapangan, lanjut Ade Uu, hal itu akan diatur dan ditangani langsung oleh Dinas Pemuda dan Olahraga selaku yang membidangi.

“Bisa dibuka lagi. Tapi perlu, diingat dinasnya sanggup atau tidak dalam melakukan pengawasan?. Kalau bisa menjalankan ya tidak apa-apa,” ujarnya.

Dispora Lakukan Koordinasi dengan Berbagai Pihak di Kota Banjar

Sementara itu, dikonfirmasi tentang teknis kesiapan tersebut, Kepala Bidang Pariwisata Kota Banjar, Aditya Nugraha, mengatakan, memang dari acuan yang ada saat ini. Kota Banjar berada di Zona Biru. Artinya, destinasi wisata sudah bisa kembali dibuka.

Pembukaan sektor pariwisata tersebut mengacu pada Peraturan Gubernur Jawa Barat No. 46 tahun 2020. Dan SE Walikota Banjar No. P/1079/443/Setda/2020, tentang pembatasan jam operasional sektor perdagangan dan jasa termasuk di dalamnya sektor pariwisata.

“Sudah ada surat acuannnya. Per 6 Juni 2020 sudah bisa dibuka. Cuma untuk kesiapannya masih perlu koordinasi dengan pihak-pihak terkait,” katanya.

Ia menyebutkan, destinasi wisata yang akan dibuka itu antar lain destinasi wisata Lembah Pejamben Desa Binangun, Taman Ecopark, Situ Mustika, Banjar Waterpark atau BWP, dan destinasi wisata Situ Leutik Desa Cibeureum.

Adapun terkait pelaksanaan teknis di lapangan, seperti penempatan petugas untuk melakukan pengawasan terhadap para pengunjung dan penerapan protokol kesehatan, hal itu masih dalam tahap persiapan.

Saat ini baru akan dilakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. Baik pihak pengelola dari pemerintah maupun pengelola pihak ketiga.

“Seperti Taman Ecopark, itu kan masuknya ke Dinas LH. Situ Mustika pengelolaannya oleh pihak swasta. Karena itu, kami juga butuh koordinasi untuk persiapan,” jelasnya.

Apabila nanti ada pihak pengelola yang merasa keberatan atau tidak siap, lanjut Aditya menambahkan, untuk menghindari adanya penyebaran Covid-19 di sektor pariwisata, maka destinasi wisata tersebut tidak akan dibuka.

Selain itu, jika ditemukan adanya pihak pengelola yang tidak mampu menerapkan protokol kesehatan secara ketat, maka destinasi wisata tersebut juga akan kembali ditutup.

“Kalau memang ada yang tidak mematuhi protokol kesehatan tentunya sesuai SOP yang ada, maka akan kembali ditutup,” katanya.

Wisata Pajamben Belum Buka

Terpisah, salah seorang pedagang kuliner yang biasa mangkal di depan pintu masuk Lembah Pajamben, Devi Rahma, mengatakan, semenjak ada pandemi virus Corona, destinasi wisata Lembah Pajamben belum dibuka dan sampai saat ini masih diportal.

Ia pun mengaku, sejak penutupan kawasan wisata tersebut pendapatannya menurun drastis, karena tidak ada pengunjung yang datang menikmati kuliner yang ia jajakan.

“Saya berharap bisa dibuka lagi agar pengunjungnya banyak. Penghasilan pedagang yang jualan di sini juga ikut meningkat,” pungkasnya. (Muhlisin/Koran HR)

Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...