Sadarkah kita jika penyebab penyakit tipes lebih banyak akibat kebiasaan hidup yang buruk dan jorok. Apalagi penyakit tipes mudah menular sehingga tak sedikit orang yang berada di sekitarnya yang mudah terjangkit.
Penyakit tipes atau yang dikenal sebagai demam tifoid merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhosa yang merupakan turunan dari Salmonella enterica. Bakteri ini banyak terdapat dalam tinja dari penderita.
Penyebaran bakteri ini bisa terjadi melalui berbagai proses, baik melalui lalat atau binatang lain. Lalat yang membawa bakteri ini kemudian menempel pada makanan atau air sehingga bisa menyebar ke orang lain yang sehat.
Dari makanan atau minuman yang telah terkontaminasi inilah yang menjadi penyebab penyakit tipes. Bakteri dalam makanan lalu masuk ke dalam saluran pencernaan yang kemudian menimbulkan sakit tipes.
Kebiasaan Buruk Penyebab Penyakit Tipes
Bakteri Salmonella typhi sebenarnya tak akan menyebar jika tidak ada media penyebarannya. Penyakit tipes dikenal menular sebenarnya lebih disebabkan kebiasaan buruk kita yang kurang memperhatikan higienitas makanan yang dikonsumsi, seperti di bawah ini.
Senang Jajan Sembarangan
Kebiasaan membeli dan mengonsumsi makanan jajanan yang tidak bersih merupakan salah satu penyebab penyakit tipes yang banyak terjadi. Tak sedikit penjual jajanan makanan yang kurang menutup rapat makanan yang dijualnya.
Begitu juga makanan atau minuman yang dibuat dari air yang tidak bersih juga menjadi pemicu penyakit ini. Bakteri ini bisa hidup dalam air yang terkontaminasi dengan feses.
Apalagi jika saat mengonsumsi jajanan tidak higienis itu ketika daya tahan tubuh sedang menurun, sehingga penyakit akan mudah datang. Anak-anak yang imunitasnya lebih lemah lebih rentan terkena penyakit tipes.
Minum Air Kotor atau Tidak Dimasak
Kebiasaan minum air yang tidak dimasak atau kotor juga bisa menjadi penyebab penyakit tipes. Jajan minuman es yang umumnya tidak dimasak terlebih dahulu juga bisa menjadi penyebaran bakteri ini.
Lantas apakah air minuman kemasan cukup higienis dan bebas bakteri tipes? Memang ada perdebatan soal ini meskipun umumnya air kemasan cukup higienis sehingga layak untuk diminum.
Namun sayangnya ada praktik tak sehat seperti penyimpanannya yang tak terjaga atau disuntik ulang dengan air mentah biasa. Karena itu selalu perhatikan air minuman Anda.
Konsumsi Makanan yang Terkontaminasi
Kebiasaan yang kurang menjaga kebersihan makanan juga bisa menjadi penyebab penyakit tipes yang sering terjadi. Seperti sayuran atau buah yang tidak dicuci bersih sebelum dimakan.
Begitu juga dengan ikan atau daging yang terkontaminasi bakteri ini bisa termakan dan masuk ke dalam pencernaan. Termasuk jika makanan di rumah tidak ditutup rapat atau makan tanpa mencuci tangan dengan bersih.
Musim Hujan
Air hujan juga bisa menjadi penyebab penyakit tipes atau demam tifoid. Kawasan yang tempat sanitasinya cukup rendah akan meluap airnya saat hujan. Air yang kotor inilah yang bisa menjadi media penyebaran penyakit ini.
Apalagi jika air hujan yang telah tercampur dengan buangan sanitasi masuk ke dalam rumah karena banjir tentunya sangat rawan dengan penyebaran penyakit ini. Karena itu penting selalu menjaga kebersihan lingkungan.
Cara Mencegah Penyakit Tipes
Setelah mengetahui kebiasaan buruk yang menjadi penyebab penyakit tipes, langkah terbaik mencegah penyebaran bakteri tipes adalah dengan menjaga kebersihan. Berikut ini sejumlah langkah cara mencegah penyakit tipes yang bisa kita lakukan.
Selalu Mencuci Tangan
Pandemi Covid-19 ikut mengubah kesadaran kita tentang pentingnya menjaga kebersihan. Selalu mencuci tangan setelah melakukan aktivitas di luar rumah dan sebelum makan sangat penting dilakukan. Jika perlu gunakan hand sanitizer.
Jangan Jajan Sembrangan
Membeli dan makan jajanan tidak boleh lagi dilakukan secara sembarangan. Jika membeli makanan di warung atau rumah makan, pastikan kebersihan dan higienitas makanan yang dijualnya. Termasuk minumannya.
Itulah berbagai penyebab penyakit tipes yang mungkin sering kurang kita sadari. Dengan menjaga kebersihan kita sudah meminimalisir risiko penularan penyakit ini. (R11/HR-Online)