Mengenali faktor penyebab batuk kering sangat penting agar tidak semakin mengganggu. Dengan penyebab yang jelas, maka untuk mengatasi batuk kering pun akan lebih mudah dan lebih efektif.
Batuk itu sendiri, seperti dikutip dari Wikipedia, bukanlah suatu penyakit melainkan respon tubuh terhadap masuknya benda asing ke saluran pernapasan.
Sedangkan batuk kering merupakan jenis batuk yang tidak disertai keluarnya dahak. Namun batuk kering juga bisa merupakan tanda atau gejala dari kondisi atau penyakit yang terjadi pada saluran pernafasan bagian dalam atau dada.
Untuk mengetahui apakah penyebab batuk kering akibat masuknya debu, polusi, atau karena penyakit tertentu, tentunya perlu pemeriksaan dokter. Namun batuk karena debu biasanya akan sembuh sendiri jika imunitas tubuh baik.
Ragam Penyebab Batuk Kering
Bukanlah hal mudah untuk mengetahui dan memastikan penyebab utama gangguan kesehatan ini. Untuk memudahkan mengenalinya, berikut ini beragam faktor yang jadi pemicu awal batuk kering yang sebaiknya Anda tahu.
Polusi Udara
Debu yang berasal dari asap rokok, kendaraan, atau polutan udara lainnya bisa menjadi penyebab yang sering terjadi. Batuk merupakan reaksi tubuh untuk mengeluarkan benda asing dan tidak berbahaya.
Alergi
Batuk kering juga bisa terjadi karena alergi tubuh terhadap apapun. Ada orang yang alergi terhadap bulu binatang, serbuk bunga, atau bau parfum. Bau masakan ibu yang membuat tumisan pedas pun tak jarang membuat batuk.
Jika penyebab batuk kering karena alergi biasanya tidak disertai timbulnya gejala lain, seperti demam atau flu yang mendahuluinya. Anda tak perlu minum obat batuk sebelum memastikan faktor penyebabnya.
Kondisi Psikologis
Ada juga kasus batuk yang terjadi akibat kondisi psikologis. Baik karena stres atau beban pikiran. Batuk psikogenik semacam ini umumnya juga tidak diikuti gejala lainnya. Bahkan biasanya akan hilang setelah istirahat yang cukup.
Akibat Penggunaan Obat
Tak sedikit jenis obat yang dikonsumsi untuk menyembuhkan suatu penyakit memberikan efek samping berupa batuk. Ini terjadi akibat respon tubuh terhadap kandungan obat yang diminum.
Infeksi Virus
Paparan virus atau bakteri juga bisa menjadi penyebab batuk kering. Beberapa jenis virus flu menjadi pemicu terjadinya flu pilek yang disertai batuk kering. Tak jarang juga batuk masih saja terjadi meskipun gejala flu lainnya telah hilang.
Gangguan Asam Lambung
Penyakit GERD (Gastro-oesophageal Reflux Disease) merupakan penyakit yang terjadi akibat meningkatnya kadar asam lambung dan naik hingga ke tenggorokan. Kondisi ini bisa memicu terjadinya iritasi di kerongkongan sehingga menimbulkan batuk.
Penyakit Asma
Penyakit asma juga bisa menjadi penyebab batuk kering. Tubuh yang peka terhadap bahan alergen akan menyebabkannya sesak nafas dan batuk bagi penderita asma. Ini terjadi karena terhambatnya aliran oksigen ke dalam tubuh.
Cara Mengatasi Batuk Kering Secara Alami
Seperti telah diungkapkan di atas, untuk mengatasi gangguan kesehatan ini cara yang paling efektif adalah mengenali penyebabnya. Berikut ini beberapa langkah penanganan segera yang bisa Anda lakukan.
Minum Air Putih yang Banyak
Jika batuk kering terjadi karena debu polusi udara, Anda bisa segera minum air putih yang banyak. Selain menghalau benda asing yang masuk, air putih juga berguna untuk meredakan tenggorokan yang kering atau radang.
Istirahat yang Cukup
Istirahat yang cukup juga bisa menjadi cara mengatasi batuk kering yang ampuh. Tidur akan membuat imunitas tubuh meningkat sehingga berguna untuk meredakan iritasi penyebab batuk kering.
Tidur dengan Kepala Lebih Tinggi
Posisi tidur dengan kepala yang lebih tinggi dari tubuh berguna untuk meredakan asam lambung yang naik. Batuk karena GERD ini biasanya akan reda dengan tidur dalam posisi ini.
Minum Vitamin C
Batuk kering yang terjadi karena serangan infeksi virus bisa diatasi dengan mengonsumsi vitamin C. Nutrisi ini berguna untuk menguatkan imunitas tubuh. Baik dengan minum suplemen maupun buah atau jus buah yang kaya vitamin C.
Itulah beberapa penyebab batuk kering yang sebaiknya diketahui. Mengenal penyebabnya akan memudahkan untuk meredakan dan mengatasinya. Namun jika tidak segera membaik, segera periksakan ke dokter Anda. (R11/HR-Online)