Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), BNN Kota Tasikmalaya bersama Lapas Tasikmalaya memberikan motivasi kepada warga binaan.
Motivasi itu langsung disampaikan Epul, salah satu mantan pengedar narkoba jaringan internasional yang kini menjadi seorang pengusaha sotong sukses dan memiliki puluhan karyawan.
Kepala BNN Kota Tasikmalaya, Tuteng Budiman, mengatakan, kehadirannya untuk memberikan dorongan semangat agar mereka tobat mencari jalan hidup yang produktif.
“Adanya Epul, minimalnya menjadi inspirasi bagi warga binaan setelah mereka keluar nanti. Kita tahu, Epul dulunya pernah menjadi kurir, bandar hingga masuk dalam jaringan narkotika internasional. Setelah ia tobat dan kini punya usaha, tentu saja ini sangat baik untuk dibagikan pengalamannya,” kata Tuteng, Rabu (24/6/2020).
Kata Tuteng, Epul setelah keluar dari penjara terus melakukan komunikasi dengan pihaknya, sehingga terus diarahkan lebih produktif.
Dari kegiatan tersebut, Tuteng menyebut para warga binaan begitu antusias mendengarkan apa yang disampaikan Epul. Bahkan, tidak sedikit yang bertanya mengenai pengalamannya.
“Ini menunjukkan adanya keinginan dari mereka untuk berubah. Mudah-mudahan saja ini bisa membawa dampak positif,” pungkasnya.
Kalapas Kelas II B Tasikmalaya, Lardi, mengatakan, penghuni Lapas di seluruh Indonesia sebagian besar karena kasus penyalahgunaan narkotika.
“Mudah-mudahan napi kriminal biasa dan umum serta narkoba yang ada di sini ke depan juga bisa memberikan motivasi kepada lainnya agar menjadi pribadi yang lebih baik seperti halnya Epul,” ujarnya.
Epul, mantan napi narkoba jaringan internasional, mengaku hidupnya sebelum saat ini begitu kelam. Namun karena banyaknya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Lapas Tasikmalaya dan BNN, akhirnya dirinya bisa berubah seperti sekarang ini.
“Alhamdulillah sekarang saya sudah bisa memberikan kesempatan kerja kepada orang yang tadinya menganggur dan sudah bisa menghidupi keluarganya dengan cara yang halal.
“Saya harap jangan melihat seseorang dari masa lalunya, namun bagaimana seseorang itu bisa berubah karena adanya dukungan dari berbagai pihak. Jadi, berhentilah mengkonsumsi dan mengedarkan narkoba, sebaiknya menaati apa yang dianjurkan oleh agama,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online)