Bahasa Arab ke Indonesia masuk pada zaman dahulu saat masa penyebaran agama Islam. Datangnya bahasa Arab masuk ke Indonesia melalui orang-orang yang ingin melakukan kegiatan ekonomi atau penyebaran agama Islam. Bahasa Arab masuk ke Nusantara seiring dengan agama Islam datang.
Baca Juga: Sejarah Masjid Gedhe Mataram, Masjid Tertua di Yogyakarta
Dengan datangnya agama Islam tentunya juga menjadi awal mula bahasa Arab datang ke Nusantara. Terdapat sejumlah orang yang membawa bahasa Arab untuk melakukan komunikasi antar warga Tanah Air.
Bahasa Arab ke Indonesia, Berikut Ini Sejarah, Perkembangan dan Perannya
Di dunia ini memang terdiri dari berbagai bahasa dari setiap negara maupun daerah. Bahkan, banyak bahasa yang bisa menjadi ciri khas dari negara atau daerah tersebut.
Salah satu bahasa yang identik dengan agama Islam yaitu Arab. Bahasa Arab memang menjadi bahasa dari kitab suci agama Islam yaitu Al-Quran.
Dalam Al-Quran tertulis pedoman hidup umat muslim dengan menggunakan bahasa Arab. Oleh karena itu, bahasa Arab tidak bisa terpisah dengan agama Islam.
Negara tercinta kita ini juga memiliki mayoritas masyarakat dengan agama Islam. Hal tersebut tentu memiliki kaitan dengan datangnya bahasa Arab ke Nusantara.
Dahulu, terdapat penyebaran agama Islam ke berbagai wilayah nusantara. Sehingga pada saat ini mayoritas masyarakat Indonesia memeluk agama Islam. Datangnya bahasa Arab ke Nusantara juga bisa menjadi salah satu perkembangan dunia Islam.
Sejarah Datangnya Bahasa Arab ke Nusantara
Masuknya bahasa Arab ke Tanah Air terjadi ketika agama Islam mulai menyebar di Tanah Air. Seiring dengan masuknya Islam ke Nusantara, maka bahasa Arab juga datang.
Pada saat abad ke-7 sampai abad ke-8 M, pada masa itulah bahasa Arab datang ke Nusantara. Datangnya bahasa Arab ke Nusantara tersebut melalui pedagang-pedagang dari Arab dan Persia.
Para pedagang tersebut memenuhi kebutuhan ekonomi dengan melakukan perdagangan ke Indonesia. Secara tidak langsung para pedagang tersebut menjadi penyebab masuknya bahasa Arab ke wilayah Nusantara.
Baca Juga: Sejarah Menara Kudus, Masjid Peninggalan Walisongo Berusia 500 Tahun
Setelah itu, Islam mulai berkembang di wilayah Indonesia pada abad ke-11 sampai ke-12. Dalam rentang waktu tersebut, bahasa Arab menjadi salah satu bagian yang penting dalam pengaruh ekspresi budaya suku bangsa Nusantara.
Bahasa Arab juga menjadi salah satu media untuk memperdalam agama Islam di Tanah Air. Huruf Arab dahulu juga digunakan pada wilayah Indonesia menjelang Perang Dunia 1.
Kala itu Belanda mengganti huruf Arab menjadi huruf latin untuk melemahkan pengaruh bahasa Arab pada Nusantara. Hal itu mengakibatkan bahasa Arab di wilayah Tanah Air pun mengalami kemunduran.
Perkembangan Bahasa Arab pada Wilayah Nusantara
Bahasa Arab di wilayah Nusantara mengalami perkembangan cukup pesat seiring dengan masuknya Islam. Masuknya Islam ke Tanah Air juga berpengaruh besar terhadap bahasa Arab yang ada wilayah Tanah Air.
Bahasa Arab dipelajari sebagai alat untuk memperdalam agama Islam. Tidak hanya itu, untuk mempelajari agama Islam juga harus mengerti bahasa Arab. Seiring dengan berjalannya waktu, bahasa Arab memiliki daya tarik tersendiri untuk orang-orang yang mau mempelajarinya.
Hal itu terbukti dengan banyaknya pelajar yang tertarik untuk mempelajari bahasa Arab. Banyak pelajar yang berminat dengan bahasa Arab, baik di luar negeri maupun dalam negeri. Dengan begitu, pada saat ini juga sudah banyak ahli-ahli dalam bidang bahasa Arab yang memiliki kemahiran bahasa.
Pengaruh Bahasa Arab pada Wilayah Indonesia
Masuknya bahasa Arab ke Indonesia tentu memiliki pengaruh yang besar terhadap keberlangsungan kehidupan. Bahasa Arab memang memiliki pengaruh yang besar pada perkembangan bahasa Indonesia.
Hal itu terbukti dengan adanya kosakata Arab yang bahasa Indonesia serap. Tidak hanya itu, sintaksis dan sistem penulisan juga menjadi salah satu pengaruh bahasa Arab ada wilayah Indonesia.
Bahasa Arab yang terserap ke bahasa Indonesia mengalami perubahan bentuk. Hal itu karena adanya penyesuaian kaidah bahasa Indonesia terdapat fonema Arab yang tidak ada pada bahasa Indonesia.
Baca Juga: Sejarah Jamaah Tabligh di Indonesia, Gerakan Dakwah dari India
Tidak hanya bentuknya saja yang berubah, tetapi juga terdapat sedikit makna yang berubah. Tidak hanya pada bahasa Indonesia saja tetapi, juga terdapat pengaruh penggunaan aksara terhadap bahasa daerah.
Masuknya bahasa Arab ke Indonesia terjadi ketika memasuki abad ke-7 hingga ke-8 Masehi. Bahasa Arab ada di wilayah Nusantara juga sejalan dengan masuknya agama Islam. Para pedagang dari Arab dan Persia memiliki pengaruh besar terhadap datangnya bahasa Arab ke Nusantara. (R10/HR-Online)