Mengenali gejala keracunan makanan sangat berguna untuk penanganan yang lebih efektif. Meskipun keracunan makanan merupakan kejadian yang lumrah namun jika tidak segera diatasi bisa berakibat fatal, bahkan kematian.
Umumnya kasus keracunan makanan tidak termasuk berbahaya dan agak segera sembuh dengan penanganan seadanya. Namun ada juga kasus berat yang membutuhkan penanganan dokter agar tidak berakibat fatal.
Baca juga: Pertolongan Pertama Keracunan Makanan dengan Bahan Alami
Keracunan makanan terjadi karena masuknya makanan atau minuman tidak sehat yang dikonsumsi. Makanan ini bisa mengandung bakteri atau zat kimia yang berbahaya untuk tubuh. Karena itulah tubuh melakukan penolakan.
Gejala Keracunan Makanan yang Wajib Dikenali
Penanganan yang cepat terhadap gangguan tubuh adalah separo langkah penyembuhan yang efektif. Berikut ini berbagai gejala keracunan makanan yang wajib dikenali dan diwaspadai.
1. Muntah
Muntah adalah reaksi alamiah tubuh untuk membuang racun atau zat berbahaya yang masuk. Muntah yang dilakukan dengan cara menyembur merupakan tanda keracunan makanan yang cukup sering terjadi.
2. Rasa Mual
Rasa mual pada perut juga merupakan salah satu tanda tubuh keracunan makanan yang perlu diwaspadai. Rasa tak nyaman ini karena adanya makanan bersifat racun yang masuk perut dan mendorong rasa ingin muntah.
3. Diare
Meskipun diare bisa terjadi karena banyak sebab namun jika Anda mengalami kondisi setelah mengonsumsi sesuatu bisa jadi karena keracunan makanan. Apalagi jika diare dilakukan hingga berkali-kali dalam bentuk yang cair.
Penanganan yang cepat sangat penting saat terjadi diare. Sebab jika terlambat, kondisi ini bisa menyebabkan dehidrasi. Terlebih jika Anda merasakan tubuh yang mulai lemas dan urine yang dikeluarkan agak keruh.
4. Tubuh Lesu dan Lelah
Gejala keracunan makanan lainnya yang sebaiknya dikenali kondisi tubuh yang lesu dan lelah. Kondisi ini terjadi akibat tubuh memproduksi sitokin untuk mengatasi racun yang masuk. Namun kondisi ini juga bisa tanda penyakit lain.
5. Kram pada Perut
Mengonsumsi makanan yang mengandung racun dan toksik dapat menyebabkan saluran pencernaan terganggu. Peradangan yang terjadi akan menyebabkan rasa nyeri dan kram di bagian perut.
6. Sakit Kepala
Sakit kepala bukan spesifik keracunan makanan, karena banyak penyakit lain yang juga bisa menyebabkan kondisi ini. Sakit kepala terjadi akibat tubuh mengalami dehidrasi setelah beberapa gejala sebelumnya.
7. Kurang Nafsu Makan
Reaksi tubuh terhadap masuknya zat racun dalam tubuh akan mendorong proteksi dari sistem imunitas. Senyawa kimia sitokin akan dilepaskan untuk melawan racun. Akibatnya, tubuh akan terasa nyeri dan hilangnya nafsu makan.
8. Menggigil
Menggigil juga merupakan gejala keracunan makanan yang biasanya timbil bersamaan dengan demam. Sebenarnya tanda juga terjadi pada gejala penyakit lain sehingga Anda perlu segera memeriksakannya ke dokter.
9. Demam
Demam juga merupakan respon tubuh terhadap serangan penyakit. Sistem imunitas tubuh akan mengirimkan sinyal ke otak untuk meningkatkan suhu tubuh untuk meningkatkan kerja sel darah putih dalam melawan racun.
Penanganan Pasca Gejala Keracunan Makanan
Setelah mengenali berbagai gejala keracunan makanan yang terjadi, maka penanganan yang cepat perlu dilakukan. Apalagi jika gejala yang timbul berlangsung secara hampir bersamaan, maka merupakan tanda terjadinya keracunan makanan.
Pertolongan pertama yang perlu dilakukan adalah memberikan air minum yang banyak. Selain untuk mencegah terjadinya dehidrasi, air minum juga berguna untuk mengurangi gejala sakit yang ditimbulkannya.
Setelah itu Anda bisa memberikan asupan yang bergizi, seperti jus buah dan madu. Buah dan madu yang kaya nutrisi berguna untuk menetralisir zat racun yang masuk ke dalam tubuh.
Tak sedikit kasus keracunan makanan yang ringan akan segera sembuh dengan penganan darurat di atas. Namun jika gejala keracunan makanan tak juga kunjung reda setelah beberapa hari, segera periksakan ke dokter. (R9/HR Online)