Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H, harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Pasar Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami anjlok.
Bahkan, harga cabai yang biasanya mencapai Rp 80 ribu per kilogram, kini “terjun bebas” dikisaran Rp 17 ribu per kilogramnya.
Turunnya sejumlah harga kebutuhan pokok ditambah sepinya konsumen membuat sejumlah pedagang pesimis bisa meraup keuntungan lebih saat musim Lebaran.
Pen Pen, salah seorang pedagang aneka sayur-mayur dan bumbu dapur, mengatakan, sejak wabah pandemi, kondisi pasar belum stabil. Bahkan, konsumen cenderung menurun.
Biasanya, lanjut Pen Pen, dalam sehari ia bisa menjual 1 kuintal cabai namun saat ini untuk menghabiskan 1 kuintal cabai saja membutuhkan empat sampai lima hari.
“Sekarang mah lagi susah. Jual satu karung aja bisa sampai lima hari pasarnya juga sebentar ngga nyampai sore,” kata Pen Pen kepada HR Online, Jum’at (15/5/20).
Meski sepi pembeli, namun untuk harga-harga sejumlah kebutuhan pokok di pasar sekarang sedang murah terutama harga sayur dan cabai-cabaian.
Pen Pen menyebutkan, saat ini harga cabai rawit merah dikisaran harga Rp 17 per kilogram,
cabai merah besar Rp 15 ribu per kilogram, cabai rawit hijau Rp 10 ribu per kilogram, dan kentang Rp 12 ribu per kilogram.
Menurut Pen Pen, anjloknya sejumlah komoditas kebutuhan pokok tersebut selain stok barang melimpah, juga imbas dari adanya wabah pandemi corona. Hal ini membuat aktivitas warga terhambat dan sepinya pembeli.
“Biasanya mau lebaran kan pada ngaborong, yang hajatan juga banyak. Sekarang katanya lagi dilarang, makanya yang belanja juga berkurang. Semoga saja nanti habis lebaran ramai lagi,” harap Pen Pen.
Stok Pangan Dijamin Aman
Sementara itu, Kabid. Ketahanan Pangan Dinas Pertanian Kota Banjar, Nanan Rohanan, mengatakan, stok pasokan sejumlah kebutuhan pokok menghadapi musim lebaran dipastikan aman.
Stok pasokan itu meliputi daging, telur ayam, sayur mayur dan gula pasir. Bahkan, stok produksi persediaan beras saat ini surplus sebanyak 47 ton bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sampai empat bulan ke depan.
“Untuk stok kebutuhan pokok berjalan lancar karena pengiriman logistik juga tidak ada kendala selama PSBB,” katanya.
Saat ini kebutuhan pasokan barang per hari untuk daging sapi sebanyak 0,89 ton, daging ayam 3,8 ton, serta minyak goreng 6,9 ton.
Kemudian, gula pasir 0,469 ton, dan telur ayam ras sebanyak 0,36 ton. Termasuk kebutuhan pokok yang lainnya sudah dipersiapkan.
“Biasanya jelang lebaran pasokan barang ditambah sampai 10 persen. Namun sekarang ini belum ada penambahan, mengingat kondisi pasar belum stabil karena pandemi. Tapi itu juga sudah kami kalkulasi. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” tandas Nanan. (Muhlisin/R3/HR-Online)