Sangat penting untuk mengenali gejala sakit jantung sebelum berakibat fatal. Sakit jantung menjadi salah satu jenis penyakit yang sangat membahayakan, bahkan kerap menjadi penyebab kematian penderitanya.
Serangan jantung atau sindrom koroner akut merupakan jenis gangguan jantung yang serius. Hal ini diakibatkan karena otot jantung tidak mendapatkan aliran darah yang cukup.
Perlu diketahui, jantung secara konstan membutuhkan pasokan darah yang mengandung oksigen. Hal yang sama juga dibutuhkan organ dan jaringan dalam tubuh lainnya untuk menjalankan fungsinya secara optimal.
Serangan jantung pada dasarnya tidak muncul secara mendadak. Beberapa hari atau minggu sebelumnya biasanya penderita sudah merasakan nyeri di dada saat beraktivitas. Namun gejala sakit jantung ini mereda saat istirahat.
Ada beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko mengalami sakit jantung. Antara lain obesitas, stres, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, jarang olahraga, ataupun karena usia lanjut.
Selain itu risiko penyakit jantung juga akan meningkat karena adanya beberapa penyakit yang dideritanya, seperti sakit hipertensi, sakit diabetes, ataupun adanya atau memiliki keluarga yang pernah atau sedang sakit jantung.
Sejumlah Gejala Sakit Jantung
Serangan jantung sering kali dianggap muncul secara mendadak atau tiba-tiba. Padahal tandanya mungkin telah muncul sebelumnya. Nah, ada beberapa gejala sakit jantung secara umum yang harus diketahui.
Diantaranya timbulnya keringat dingin, perasaan cemas dan gelisah yang tak berujung, sesak napas, penurunan kesadaran, sakit kepala hebat, dan gangguan pencernaan.
Selain itu sakit jantung juga ditandai dengan munculnya rasa nyeri di bagian dada yang terasa seperti tertindih. Gejala ini biasanya akan menyebar hingga ke bagian leher, punggung, rahang, dan lengan.
Jenis Beserta Gejala Sakit Jantung
Untuk mengetahui lebih rinci tentang gejala sakit jantung, berikut ini ada beberapa jenis sakit jantung beserta gejalanya yang patut Anda tahu dan waspadai.
1. Serangan Jantung
Ini terjadi saat aliran darah yang menuju jantung terhambat plak sehingga mengganggu kinerja otot jantung. Serangan jantung biasanya berlangsung 30 menit. Namun juga bisa tidak hilang meski sudah minum obat anti nyeri biasa.
Adapun ciri-cirinya antara lain nyeri dada, nyeri perut bagian atas, jantung berdebar, sesak napas, lemas, dan perut kembung.
2. Jantung Koroner
Ini terjadi saat pembuluh darah ke jantung mengalami hambatan sehingga tidak bisa memasok darah untuk membawa oksigen dan nutrisi. Hal tersebut biasanya disebabkan oleh plak yang menumpuk.
Ciri dan gejala sakit jantung koroner antara lain seperti jantung berdebar, lemas, pusing, mual, napas pendek, dan keluarnya keringat dingin.
3. Aritmia
Apa itu aritmia? Ini adalah tanda awal atau gejala sakit pinggang lain yang penting untuk diwaspadai. Ini biasanya terjadi akibat aliran listrik yang mengatur detak jantung tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Aritmia biasanya diikuti dengan kondisi seperti palpitasi, sakit kepala, rasa tidak nyaman di dada, napas pendek, lemas, hingga mengalami pingsan.
4. Fibrilasi Atrium
Tanda awal dan gejala sakit jantung memang penting untuk diketahui. Dengan begitu bisa dilakukan penanganan agar sakit yang diderita tidak semakin parah hingga berakibat fatal.
Fabrilasi atrium sendiri merupakan jenis aritmia yang membuat detak jantung bagian serambi jantung tidak beraturan. Selain menyebabkan gagal jantung, kondisi tersebut juga bisa menyebabkan stroke dan pembekukan darah.
Nah, itulah beberapa gejala sakit jantung yang sebaiknya Anda waspadai. Dengan mengenali tanda-tanda gangguan yang ada bisa membuat kita lebih siap saat serangan jantung tiba. (R9/HR Online)