Arti herd immunity banyak dibicarakan oleh warganet. Istilah ini banyak digunakan akhir-akhir ini, terutama kaitannya dengan pencegahan virus Corona.
Secara harfiah herd immunity berarti kekebalan kelompok. Sementara yang dimaksud herd immunity dalam usaha pencegahan virus Corona adalah kondisi dimana sebagian besar orang dalam suatu kelompok telah mempunyai kekebalan terhadap penyakit infeksi tertentu.
Ini berarti semakin banyak orang yang kebal, maka penyakit tersebut akan sulit untuk menyebar. Pada akhirnya tidak banyak lagi orang yang terinfeksi.
Namun cara untuk meningkatkan kekebalan pada sebagian banyak orang dalam suatu kelompok adalah dengan melakukan vaksinasi. Sementara wabah Corona saat ini belum memiliki vaksin yang ampun untuk mencegah Covid-19.
Arti Herd Immunity Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Virus Corona
Jika ada vaksin yang bisa mencegah infeksi Corona, maka herd immunity akan efektif untuk diterapkan. Sama seperti halnya polio. Ketika seseorang divaksin polio, maka tubuhnya akan kebal dari virus polio.
Sehingga ketika virus berusaha menyerang orang telah divaksin, sistem daya tahan tubuhnya akan melawan. Virus pun akan mati dan orang tersebut terhindar dari penyakit polio. Karena virusnya sudah mati, maka tidak akan lagi menginfeksi orang lain dan menyebar menjadi wabah menakutkan.
Namun, vaksin bukan satu-satunya upaya untuk mendapatkan kekebalan tubuh. Ada orang-orang yang secara alami memiliki kekebalan tubuh sehingga bisa selamat dari infeksi penyakit tertentu.
Ketika seseorang terinfeksi Corona, lalu berhasil sembuh. Maka secara alami tubuhnya memiliki antibody untuk memerangi virus yang masuk ke tubuhnya. Artinya orang tersebut tidak akan lagi terserang virus Corona.
Semakin banyak orang yang berhasil sembuh, maka arti herd immunity bisa terbentuk. Namun ini membutuhkan waktu yang lama. Apalagi risikonya juga cukup besar.
Negara yang Diduga Menerapkan Herd Immunity
Inggris sempat mempertimbangkan opsi untuk menerapkan sistem herd immunity untuk memerangi Corona. Namun, dilansir dari laman The Independent, Selasa (12/5/2020), Menteri Kesehatan Inggris meralatnya dan menyebut opsi tersebut bukanlah solusi dari pemerintah.
Selanjutnya ada negara Belanda yang sebelumnya menerapkan kebijakan lockdown untuk mencegah penularan virus Corona. Opsi herd immunity sempat dipertimbangkan di sana.
Sampai akhirnya Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, memilih memperpanjang kebijakan lockdown. Di laman Dutch News, Mark Rutte sempat mengatakan herd immunity bisa terbentuk dengan sendirinya jika sudah banyak yang terinfeksi.
Swedia adalah negara berikutnya yang diduga menerapkan sistem herd immunity. Pasalnya, tidak ada kebijakan lockdown di sana. Namun, tingkat kematian di Swedia lebih sedikit jika dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.
Sementara di China timbul masalah baru dimana orang-orang yang telah sembuh dari Covid-19 kemudian terinfeksi kembali. Sehingga walaupun banyak yang sembuh dari Covid-19, tidak berarti herd immunity bisa diterapkan.
Karena itu, Natalie Dean, ahli biostatistik spesialis penyakit menular dari University of Florida mengatakan, cara aman satu-satunya untuk mendapatkan herd immunity adalah dengan cara melakukan vaksin kepada sebanyak mungkin orang.
Karena tidak mungkin membiarkan sebanyak mungkin orang terinfeksi kemudian sembuh dengan sendirinya agar mendapatkan arti herd immunity.
Risiko Jika Diterapkan Herd Immunity Tanpa Vaksin
Sampai saat ini belum ditemukan vaksin untuk mengobati Covid-19. Para peneliti masih terus mengembangkannya. Ini berarti pembentukan herd immunity melalui vaksin tidak bisa dilakukan.
Herd immunity secara alami memiliki risiko tinggi. Bagi Indonesia misalnya, untuk membentuk herd immunity bagi negara berpenduduk lebih dari 300 juta jiwa, maka sebanyak 70 persen penduduknya harus terinfeksi terlebih dahulu agar terbentuk kekebalan.
Hal ini tentu menyebabkan kematian akibat Corona meningkat tajam. Sementara herd immunity belum tercapai. Apalagi banyak penduduk Indonesia yang memiliki penyakit komorbid atau penyakit penyerta, seperti hipertensi, jantung, diabetes yang bisa menjadi sangat fatal apabila ditambah infeksi Corona.
Karena itu sebelum vaksin Corona ditemukan, maka sistem herd immunity tidak bisa diterapkan karena risikonya cukup tinggi.
Cara terbaik untuk mencegah penularan Covid-19 adalah dengan menerapkan physical distancing atau jaga jarak, cuci tangan dengan rutin, dan tingkatkan daya tahan tubuh. Selain itu batasi bepergian ke luar rumah. Jika terpaksa jangan lupa gunakan masker.
Kini Anda sudah mengetahui arti herd immunity. Perlu diketahui cara ini banyak ditentang oleh para ahli. Alasannya untuk mewujudkan kekebalan komunitas, perlu banyak orang terinfeksi jika belum ada vaksin. Tetap jaga kesehatan, ya. (Ndu/R7/HR-Online)