Honda C125 versi baru kini tengah dirancang untuk melengkapi deretan segmen pasar motor klasik. Berkat keunikan dan keistimewaannya, motor klasik atau sering kita menyebutnya sebagai motor jadul hingga saat ini masih menjadi primadona di kalangan pecinta roda dua.
Mulai dari desain bahkan sejarah yang mengiringinya, menjadikan motor klasik dilirik banyak orang hingga saat ini. Bukan main, berawal dari hal-hal tersebutlah, seringnya motor klasik dibanderol dengan harga selangit.
Apalagi jika motor klasik tersebut dilihat dari sudut pandang para pecinta motor klasik atau kolektor, tentu saja nilai jual yang tinggi tak menjadi suatu kendala. Tak jarang diantara mereka memiliki motor klasik yang ditawar dengan harga fantastis tapi enggan untuk melepasnya.
Mengingat minat masyarakat yang masih tinggi terhadap motor klasik, maka tak heran bila hal tersebut dijadikan sebuah peluang oleh Honda dalam merencanakan desain motor klasik terbarunya.
Spesifikasi Honda C125 Versi Baru
Perusahaan otomotif asal Jepang ini memang sudah tak dapat lagi dipandang sebelah mata. Setiap produk yang diluncurkan selalu berhasil memikat hati para penggemarnya.
Sejak awal kemunculannya, Honda terus berupaya mengasah dan mempertajam inovasi dan kreatifitasnya demi menciptakan dan menghadirkan produk motor andalannya. Salah satu yang kini menjadi proyek Honda adalah merancang C125.
Baca juga: Ini Prakiraan Harga Honda Super Cub C125 Model 2018
Setelah desain patennya telah dibocorkan, melihat dari sketsa yang ditunjukkan, sontak menarik perhatian publik. Kabar rancangan Honda C125 ini sudah naik ke permukaan dan tengah menjadi buah bibir.
Sebenarnya tak begitu banyak detail spesifikasi yang dapat kita saksikan dari Honda C125 versi baru ini. Namun, pada kesempatan kali ini kami akan mengulas sedikit tentang spesifikasinya.
Sokbreker
Ketika gambar sketsa Honda C125 ini beredar, seketika pandangan tertuju pada sokbrekernya dengan gaya khas retro. Desain ini sungguh membuat tampilan yang tak biasa.
Seperti yang sudah kita tahu, sokbreker atau lebih familiar disebut sebagai peredam kejut merupakan sebuah alat mekanik yang sengaja didesain secara khusus untuk meredam hentakan yang ditimbulkan akibat energi kinetik.
Dilihat dari sokbreker terbarunya ini, bukan tidak mungkin bila nantinya desain Honda C125 memiliki tampilan yang begitu futuristik.
Alasan terbesar mengapa gambar paten motor klasik anyaran dari Honda ini disebut sebagai Honda C125 versi baru, dikarenakan desain motornya yang mirip dengan Honda C125.
Suspensi Depan
Selama ini sudah kita saksikan bersama, setiap produk motor yang Honda keluarkan dapat bersaing dengan para kompetitornya. Maka tak heran, bila sampai detik ini, Honda terus melebarkan sayap kesuksesannya di dalam dunia otomotif.
Kini Honda kembali memperlihatkan eksistensinya lewat rancangan motor klasiknya melalui gambar paten yang belum lama ini beredar. Umumnya, untuk kelas Honda C125 menggunakan suspensi depan teleskopik.
Suspensi depan teleskopik sendiri terdiri dari dua garpu atau fork yang dihimpitkan pada steering yoke. Dimana garpu teleskopik memanfaatkan penahan getaran pegas serta oli atau minyak pelumas garpu.
Pegas berfungsi sebagai penampung benturan roda dengan permukaan jalan dan juga getaran. Sedangkan oli garpu berfungsi untuk mencegah getaran agar diteruskan ke batang kemudi. Namun hal ini tak ditemukan pada Honda C125 versi baru.
Hal ini dikarenakan Honda C125 ini tidak lagi menggunakan suspensi depan teleskopik, melainkan double wishbone.
Dengan adanya suspensi depan tersebut, tak khayal bila nantinya Honda C125 terbaru ini akan memberikan kenyamanan saat digunakan dalam berkendara.
Kelebihan Suspensi Depan Double Wishbone Dibandingkan Teleskopik
Suspensi depan double wishbone merupakan desain suspensi independen yang menggunakan dua buah lengan berbentuk wishbone, sehingga mampu menemukan roda.
Jika dibandingkan dengan suspensi depan teleskopik, maka double wishbone Honda C125 versi baru ini memiliki lebih banyak keunggulan.
Baca juga: Honda CT125 Hunter Cub, Desain Ala Motor Trail Mini yang Menggoda
Masih berbicara terkait suspensi depan Honda C125. Pada dasarnya, suspensi depan teleskopik yang pernah digunakan pada Honda C125 sebelumnya memiliki beberapa kekurangan.
Satu diantaranya adalah stabilitas yang dihasilkan menjadi salah satu concernnya. Kekurangan lainnya, perpindahan berat yang terjadi saat pengereman mendadak.
Berbeda dengan suspensi double wishbone. Honda C125 dengan suspensi depan ini dapat menghilangkan kedua kekurangan yang ada pada suspensi teleskopik.
Dari suspensi terbaru yang dibawanya, bukan tidak mungkin bila motor klasik Honda C125 versi baru ini akan laku keras di pasaran. (R10/HR-Online)