Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian paling strategis dalam sebuah organisasi maupun perusahaan. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, sebuah perusahaan atau lembaga akan mampu mencapai tujuannya.
Manusia memiliki segudang potensi, bakat, dan kemampuan. Potensi setiap orang tentunya berlainan. Namun jiak potensi ini diarahkan akan memiliki daya dan kemampuan yang bisa membuat kehidupan lebih baik.
Baca juga: Materi Akuntansi Keuangan yang Wajib Dipahami Pelaku Usaha
Hal ini yang menjadikan manusia sebagai sumber daya yang tidak bisa digantikan dengan benda atau mesin. Kemampuan akal dan kreasi merupakan anugerah dari sang pencipta untuk terus dikembangkan.
Untuk membentuk manusia yang lebih berkualitas diperlukan sebuah manajeman khusus yang mengatur mereka agar terarahkan sesuai dengan tujuan.
Target Utama dalam Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia
Adapun tujuan utama dari strategi manajemen sumber daya manusia yang dilakukan oleh sebuah organisasi kerja atau perusahaan ialah untuk mencapai apa yang dinamakan produktivitas dan profit atau keuntungan.
Produktivitas adalah kemampuan manusia menghasilkan produk yang baik dan berguna pada masyarakat luas. Sumber daya manusia yang produktif mampu menghasilkan berbagai inovasi sesuai dengan zaman yang berlaku.
Mereka terus melakukan berbagai riset guna mencapai kepuasan atau kualitas hidup yang mumpuni. Produk mereka juga mestinya dapat dinikmati oleh semua orang tanpa mengenal jenis kelamin, usia dan gender.
Baca juga: Kenali Proses Manajemen Risiko Perusahaan dan Antisipasinya
Sedangkan profit adalah nilai tambah pada produk, pelayanan dan jasa yang ditawarkan kepada masyarakat luas. Profit merupakan sebuah kenyamanan yang dihasilkan dari sebuah kerja keras dalam rangka penyempurnaan produk.
Semakin baik sebuah produk maka akan semakin baik pula kualitas hidup manusia sehingga sumber daya manusia ini menjadi hal yang memiliki manfaat secara menyeluruh.
Manfaat Manajeman Sumber Daya Manusia
Adapun manfaat ataupun fungsi dari manajeman sumber daya manusia yang dilakukan untuk menentukan produktivitas dan profit dalam perusahaan, yaitu meliputi :
1. Staffing atau Pengaturan Keanggotaan
Setiap individu memiliki keunikan dan keunggulan masing-masing. Disinilah peran manajemen SDM yaitu menempatkan individu pada tempat yang cocok dan sesuai dengan kemampuannya.
2. Evaluasi
Evaluasi dalam manajemen sumber daya manusia dilakukan agar kesalahan yang ada bisa diperbaiki. Sedangkan jika ada keunggulan maka diberikan reward atau apresiasi kerja dengan terus mendorong untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
3. Reward
Pemberian reward dalam rangka apresiasi kerja yang dilakukan oleh setiap individu. Semakin baik kinerja orang maka reward yang diberikan lebih baik daripada yang lainnya.
4. Pelatihan
Hal ini dilakukan guna meningkatan mutu dari sumber daya manusia. Pelatihan dalam manajemen sumber daya manusia harus terus dilakukan sesuai kebutuhan perusahaan atas individu yang sudah mencapai kecakapan tertentu untuk terus mengupgrade kemampuannya.
5. Membangun Relasi
Hal ini dilakukan agar terdapat kerja sama kooperatif saling mendukung dan memberikan hasil yang lebih baik. Relasi juga dijadikan sebagai standar sebuah kemajuan dan kemampuan dalam memecahkan masalah yang ada.
6. Menciptakan Kondisi Aman dan Sehat
Hal ini berasal dari individu yang memiliki kualitas kerja yang baik. Mampu bernegosiasi dan menyelesaikan masalah. Serta membuat rancangan dalam peningkatan mutu sumber daya manusia
7. Mendalami Masalah
Pendalaman masalah dalam manajemen sumber daya manusia dilakukan guna menyelesaikan masalah, baik masalah internal maupun masalah eksternal.
8. Pengintegrasian
Hal ini mengambil nilai-nilai baik yang layak diterapkan dalam rangka mencapai kemajuan yang utuh.
9. Pemberhentian
Terkadang langkah ini harus dilakukan untuk sebuah keputusan efisiensi dan efektifitas perusahaan terhadap sumber daya manusia yang memiliki mutu kurang baik.
Demikianlah beberapa hal penting dalam strategi manajemen sumber daya manusia. Manajemen SDM sangat berguna untuk diterapkan dalam rangka mencapai mutu dan kualitas sebuah produk. (R9/HR Online)