Kemunculan bintang Tsurayya akhiri Corona merupakan isu yang kini menjadi pertanyaan banyak orang. Pernyataan ini ramai diperbincangkan di beberapa platform media sosial.
Penyebarannya pun sangat cepat dan meluas. Sehingga banyak orang yang bertanya mengenai hal ini. Awalnya pernyataan ini didasarkan pada sebuah rekaman video.
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang da’i yang memberikan sebuah penjelasan. Hal ini berkaitan dengan bintang Tsurayya.
Namun sampai saat ini belum ada penelitian mengenai kemunculan bintang Tsurayya ini. Sehingga belum dapat dipastikan kebenaran dari pernyataan ini.
Kemunculan Bintang Tsurayya Akhiri Corona, Bagaimana Penjelasannya?
Pendapat ini memang bermula dari sosial media yang semakin menyebar luas. Semua hal yang berkaitan dengan virus Corona memang menarik untuk diperbincangkan.
Apalagi pandemi Corona ini memang sudah menjadi topik utama beberapa bulan ini. Dalam media sosial yang berbeda, seorang ustadz sedang menyatakan sesuatu.
Ia menyatakan sebuah pertanyaan yang sering dipertanyakan oleh masyarakat. Tidak lain adalah kapan berakhirnya virus Corona yang telah menyebar di beberapa negara ini.
Dari sinilah terdapat teori mengenai kemunculan bintang Tsurayya akhiri Corona. Ustadz tersebut menjelaskan sebuah musnad dari Imam Ahmad bin Hanbal.
Hal ini juga dihubungkan dengan hadist mengenai bintang yang muncul di pagi hari. Jika bintang tersebut muncul, maka segala penyakit dan wabah akan diangkat.
Baca juga: Obat Virus Corona Gunakan Klorokuin dan Avigan, Efektifkah Tangani Covid-19?
Teori ini memang didasarkan pada segi agama. Ustadz yang memberikan penjelasan mengenai hal ini juga menghubungkan wabah dengan virus Corona.
Sehingga teori ini lebih kuat meski belum dibuktikan kebenarannya. Penyebutan bintang dalam hadits tersebut ditemukan di salah satu kitab al-Fath ar-Rabbani.
Kitab ini dikarang oleh Syekh Ahmad bin Abdurrahman al-Banna as-Sa’ati. Dalam kitab ini, disebutkan mengenai sebuah bintang yang memiliki nama Tsurayya. Kemungkinan besar bintang yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah Tsurayya. Mungkinkah kemunculan bintang Tsurayya akhiri Corona?
Tidak hanya dari satu kitab saja, ustadz tersebut juga mengambil referensi dari sumber lain. Salah satunya adalah dari Imam Ibnu al-Malaqqin tentang kemunculan bintang ini.
Diperkirakan bintang ini akan muncul pada awal bulan Mei. Sehingga kemunculan bintang ini sebagai tanda berakhirnya Corona diharapkan benar adanya.
Penyebaran Corona saat ini semakin parah. Kasus pasien terjangkit Corona juga semakin bertambah dari hari ke hari.
Oleh karena itu, banyak orang yang merasa khawatir dengan virus ini. Beberapa kebijakan pun diperbarui. Salah satunya adalah perpanjangan hari libur sekolah hingga akhir bulan Mei.
Kemunculan Bintang Tsurayya Akhiri Corona?
Teori mengenai bintang Tsurayya ini ternyata memiliki nama yang berbeda di setiap negara. Bintang Tsurayya sendiri merupakan sebuah nama untuk gugusan bintang Pleiades dalam bahasa Arab. Sedangkan gugusan Pleiades adalah nama dari mitologi Yunani.
Baca juga: Fakta Baru Masa Inkubasi Corona, Indonesia 5 Sampai 6 Hari
Tidak hanya di kedua negara tersebut, bintang Tsurayya juga dikenal sebagai Sorraya di Persia. Bahkan juga di kawasan Babilonia yang dikenal dengan Mul-mul. Lalu di negara India yang disebut dengan nama Krittika sedangkan di Cina disebut Mao.
Lain halnya di Indonesia yang lebih dikenal dengan Tujuh Bersaudari. Menurut astronomi, gugusan Pleiades ini menampung 800 bintang yang memiliki jarak 410 tahun cahaya Bumi. Seperti yang diketahui bahwa tahun cahaya adalah satuan jarak Bumi dengan benda luar angkasa lainnya.
Kemunculan bintang Tsurayya akhiri Corona juga memunculkan banyak hipotesis. Seperti pendapat dari Judhistira Aria Utama dari Laboratorium Bumi dan Antariksa UPI.
Ia menyebutkan bahwa bintang Tsurayya adalah gugusan Pleiades. Gugusan bintang tersebut terletak di arah rasi Taurus. Dalam sebuah pengamatan, gugusan bintang Pleiades terdapat 7 bintang yang cahayanya lebih terang.
Ketujuh bintang tersebut juga termasuk Maia, Electra, Atlas, dan Pleione. Ukuran dari bintang yang paling terang tersebut tidak terlalu besar. Bahkan bisa dibilang lebih kecil dibandingkan dengan Matahari.
Baca juga: Gejala Ringan Terinfeksi Virus Corona Menurut Penelitian Terbaru, Jangan Diabaikan!
Astronom ITB juga memberikan penjelasan mengenai gugusan Pleiades ini. Astronom dari ITB tersebut mengungkapkan bahwa Pleiades memiliki nama lain yaitu bintang Waluku. Jika dilihat secara astronomi, bintang ini akan muncul pada awal Juni.
Kemunculan bintang Tsurayya akhiri Corona masih menjadi bahan penelitian sekaligus pertanyaan. Tentunya beberapa teori ini masih bersifat umum. Namun masyarakat berharap agar virus Corona segera raib dan tidak bertambah parah. (R10/HR-Online)