Berita Kota Banjar, (harapanrakyat.com),- Update kasus Corona Kota Banjar per hari ini, Minggu (12/4/2020) menunjukkan ada satu penambahan pasien positif Covid-19 Kota Banjar, Jawa Barat.
Sayangnya Dinas Kesehatan Kota Banjar melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 belum mengetahui asal penularan virus Corona yang menjangkiti dua orang warga Kota Banjar tersebut.
Hanya ada keterangan, pasien pertama yang terjangkit virus Corona di Kota Banjar merupakan seorang pelajar SMK berusia 16 tahun, yang sedang belajar dari rumah. Pasien pun tidak punya riwayat bepergian dari zona merah dan tidak pernah kontak dengan pasien positif Corona.
Sementara, Tomy Subagja, juru bicara Crisis Center Kota Banjar, mengatakan, pasien positif kedua di Kota Banjar awalnya berstatus PDP (Pasien Dalam Pengawasan).
“Keterangan mengenai pasien terkonfirmasi masih dilakukan penelusuran oleh tim gugus tugas, perlu disampaikan bahwa pasien tersebut semula berstatus PDP,” katanya.
Tomy juga berjanji akan melakukan konfirmasi terlebih dahulu terkait riwayat pasien positif Covid-19 kedua di Kota Banjar.
“Nanti saya konfirmasi lebih jauh, hari ini keterangan belum lengkap. Sebagai tambahan saja, pasien berjenis kelamin laki-laki di atas 80 tahun,” kata Tomy.
Baca Juga: Pasien Positif Corona dari Kota Banjar Bertambah Jadi 2 Orang, Langensari Zona Merah
Peta Sebaran Covid-19 Kota Banjar Tidak Sinkron
Dari peta sebaran yang dirilis oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Banjar, diketahui pasien kedua berasal dari Kelurahan Waringin, Kecamatan Langensari.
Namun, peta yang dirilis Tim Gugus Tugas ini pun tidak sinkron dengan peta sebaran Covid-19 di Kota Banjar hari sebelumnya, Sabtu (11/4/2020).
Dari peta sebaran Covid-19 sebelumnya, tidak ada PDP di Kelurahan Waringinsari, Kecamatan Langensari. Hanya ada 1 PDP yang tercatat di Desa/Kecamatan Langensari.
Kami pun berusaha mengonfirmasi hal tersebut kepada Camat Langensari. Di luar dugaan, Asno Sutarno, Camat Langensari tersebut mengaku kaget, dia mengatakan, tidak tahu ada PDP di Waringinsari. “Belum tahu, saya juga kaget,” kata Camat singkat.
Jawaban serupa juga datang dari Kepala Desa Waringinsari, Kuswanti. Kepada HR Online, Kuswanti juga tidak mengetahui ada warganya yang positif Covid-19.
“Belum tahu, baru denger ada yang positif Covid-19 dari Waringinsari,” katanya.
Sebelumnya, tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 juga melakukan tracing atau penelusuran kasus positif Covid-19 pertama di Kota Banjar. Namun, sampai saat ini tidak ada keterangan lebih lanjut terkait hasil tracing tersebut. (R7/HR-Online)