Perut buncit akibat kelebihan lemak bagi pria dewasa menjadi masalah besar. Tidak sedikit diantara mereka yang memiliki perut buncit akibat kelebihan lemak merasa tak nyaman.
Perlu diketahui bahwa masalah umum akibat lemak perut itu diantaranya kardiovaskular, obesitas, dan masih banyak lagi. Tentu hal ini membuat hidup jadi tidak sehat.
Masalah tersebut memang sudah banyak diketahui, namun tak sedikit pula yang merasa sulit membuang kelebihan lemak di perut.
Dirangkum dari berbagai sumber, sulitnya menghilangkan kelebihan lemak di perut ini bisa diakibatkan dari kebiasaan-kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat. Lantas, apa saja kebiasaan gaya hidup yang tidak sehat itu? Berikut ini penjelasannya;
Kebiasaan Pria Perut Buncit Akibat Kelebihan Lemak
Melakukan Olahraga yang Salah
Untuk menghilangkan perut buncit akibat kelebihan lemak, orang dewasa memerlukan latihan yang sempurna. Karena, ukuran pinggang tidak akan berkurang bila Anda hanya melakukan latihan kardio.
Agar mendapatkan hasil yang lebih baik lagi, coba gabungkan dengan olahraga berat yang perlu mengeluarkan tenaga besar.
Hal tersebut bertujuan untuk mengembangkan massa otot yang nantinya dapat membakar lemak tubuh lebih banyak lagi.
Untuk itulah, memilih olahraga yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan tubuh juga sangat diperlukan.
Malas Olahraga
Waktu untuk berolahraga perlu ditingkatkan jika Anda ingin menghilangkan lemak perut. Banyak orang sengaja memperpanjang waktu untuk berolahraga dengan intensitas yang tinggi.
Cara seperti ini tentunya akan membakar lebih banyak lemak perut. Berbeda dengan orang yang malas melakukan olahraga, sehingga memiliki perut rata pun hanya sebatas angan saja.
Mengonsumsi Alkohol
Mengonsumsi alkohol tentu saja akan menimbulkan akumulasi lemak di sekitar perut. Jika Anda minum 354 mililiter (ml), bertarti minuman tersebut mengandung 153 kalori.
Oleh karena itu, kurangi konsumsi alkohol jika Anda benar-benar tak ingin memiliki perut buncit akibat kelebihan lemak. Bahkan kalau bisa lebih baik berhenti secara total.
Mengonsumsi Makanan Olahan
Mengonsumsi makanan olahan juga bisa menyebabkan terjadinya peradangan dalam tubuh karena mengandung banyak lemak jenuh.
Seperti telah kita ketahui bahwa lemak perut erat kaitannya dengan masalah peradangan. Mengonsumsi makanan olahan secara berlebihan bisa menghentikan proses menghilangkan lemak perut.
Kurang Waktu Tidur
Kurangnya waktu tidur juga menjadi salah satu penyebab lemak perut dalam tubuh mengembang. Akibat kurang tidur, maka berat badan pun akan bertambah.
Jadi, tidurlah yang sesuai guna menghindari akumulasi lemak perut mengembang dalam tubuh. Waktu untuk tidur setiap harinya bisa 7 jam atau 8 jam.
Kategori Buncit
Sementara itu, spesialis penyakit dalam, dr. Dante Saksono Harbuwono, SpPD, KEMD, PhD., menyebutkan, definisi perut buncit di setiap wilayah atau negara berbeda-beda.
Misalnya di Asia, seseorang dapat dikategorikan memiliki perut buncit jika lingkar pinggangnya lebih dari 90 centimeter bagi pria, sedangkan wanita 80 centimeter.
Sementara di Indonesia sendiri, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas), antara pria dan wanita tidak ada perbedaan.
Apabila pria maupun wanita sama-sama memiliki lingkar perut lebih dari 80 centimeter, itu sudah termasuk pada kategori buncit.
Cara Atasi Kelebihan Lemak Perut
Kurangi Asupan Kalori
Bagi pria yang ingin menurunkan berat badan sekaligus mengurangi lemak, terutama di bagian perut, Anda harus bisa mengurangi asupan kalori secara menyeluruh.
Karena tidak bisa mengurangi tumpukan lemak hanya dari area tubuh tertentu. Pria harus mengurangi sekitar 500 kalori setiap harinya.
Cara ini akan menurunkan 0,5-1 kilogram setiap minggu. Menurunnya berat badan dapat mengurangi kadar lemak tubuh secara keseluruhan.
Tetapi semua itu perlu proses, dan seiring waktu perut buncit Anda akan terlihat semakin mengecil.
Jadi, mulailah dari sekarang menghitung kalori setiap harinya. Gunakan angka tersebut di atas sebagai titik awal.
Selanjutnya, kurangi 500 guna mendapatkan target kalori rata-rata yang nantinya bakal menurunkan berat badan Anda.
Kurangi Konsumsi Makanan Olahan
Makanan olahan biasanya mengandung lebih tinggi kalori, terutama yang digoreng. Jika dikonsumsi terus-menerus Anda akan kesulitan menurunkan berat badan, maupun menghilangkan lemak di perut.
Pasalnya, makanan olahan seperti itu dikenal tinggi kalori, tinggi gula tambahan, mengandung jenis lemak berbahaya, juga terdapat banyak zat aditif atau pengawet.
Mulai sekarang, batasi konsumsi beberapa jenis makanan dan minuman, diantaranya minuman manis, makanan cepat saji, makanan olahan yang digoreng, craker dan keripik.
Selain itu, batasi juga konsumsi daging olahan, makanan kaleng, makanan beku, kue tar, roti manis, es krim dan permen.
Bila memungkinkan, Anda juga jangan mengonsumsi secara berlebih makanan tinggi kandungan gula tambahan.
Menurut banyak penelitian, makanan tinggi kandungan gula biasanya disimpan di sekitar perut sehingga perut akan terlihat lebih besar.
Konsumsi Sayuran Tanpa Pati
Penelitian mengungkap, pria yang mengonsumsi karbohidrat lebih tinggi bisa mengakibatkan lemak menumpuk di sekitar perut.
Untuk meminimalkan lemak serta mengurangi tampilan perut buncit, maka Anda harus mengurangi makanan yang kaya akan karbohidrat.
Sebab, banyak jenis makanan yang mengandung karbohidrat tinggi, seperti halnya produk olahan susu, gandum, polong-polongan, sayuran yang mengandung pati, dan buah.
Dalam setiap harinya pria butuh sedikitnya 5-9 porsi buah dan sayur. Untuk mengukur porsi makanan tersebut dengan benar, gunakanlah gelas takar dengan porsi 1 takar sayur, 2 takar hidangan selada atau ½ takar buah.
Konsumsi Buah Rendah Gula
Untuk buah, Anda bisa memilih buah yang rendah gula, misalnya buah berry. Sedangkan, untuk jenis sayurannya pilihlah sayuran tanpa pati.
Selain itu, batasi juga asupan wortel, kentang, kacang polong, dan jagung. Semua jenis sayuran ini memiliki tinggi karbohidrat.
Kurangi juga asupan serealia lantaran ini merupakan makanan yang paling tinggi karbohidrat.
Jika Anda ingin mengonsumsi makan serealia, sebaiknya Anda pilih serealia utuh yang punya kandungan serat dan juga protein yang tinggi
Konsumsi Daging Tanpa Lemak
Bagi pria yang suka berolahraga dan sedang menjalani diet rendah kalori, mengonsumsi protein memang sangat penting. Karena, protein tanpa lemak bisa mengurangi lemak di perut.
Perlu diketahui bahwa produk olahan susu memiliki kandungan lemak jenuh tinggi. Oleh sebab itu, Anda harus mengurangi konsumsi makanan tersebut dan beralih mengonsumsi makanan yang mengandung protein tapi tidak mengandung lemak.
Anda juga bisa mengonsumsi daging ayam, kalkun, dan ikan. Selain itu usahakan konsumsi ikan tuna, salmon, kacang-kacangan, atau selai kacang karena sudah terbukti dapat mengurangi lemak perut.
Konsumsi Air
Meskipun tidak menjamin lemak perut bakal berkurang, namun air setidaknya akan membantu menurunkan berat badan sekaligus mengurangi lemak perut dalam jangka panjang.
Asupan air bagi pria per hari sebanyak 8 hingga 13 gelas. Sebab, kebutuhan air akan meningkat seiring dengan tingkat aktivitas.
Selain itu, minum air dalam jumlah yang cukup juga bisa membantu mengurangi selera makan.
Bila Anda minum segelas air sebelum makan, maka Anda akan makan lebih sedikit. Hal ini dapat membatasi asupan kalori. (Eva/R3/HR-Online)