Model rumah tingkat minimalis belakangan makin sering terlihat, utamanya di kawasan perkotaan. Bahkan daerah pinggiran kota pun mulai diserbu dengan bangunan rumah bertingkat semacam ini.
Semakin tingginya harga tanah tampaknya ikut mendongkrak popularitas rumah bertingkat namun dengan bentuk yang imut. Rumah dengan bentuk yang cenderung serupa ini berderet di berbagai kawasan perumahan.
Bagi para pengembang properti, desain rumah bertingkat juga dapat memberikan pilihan bagi masyarakat yang membutuhkan rumah dengan harga lebih terjangkau namun memberikan ruang lebih banyak.
Model rumah tingkat minimalis seakan menjadi solusi yang efektif bagi banyak keluarga yang membutuhkan banyak kamar namun dana terbatas. Karena itu pula bentuk rumah semacam ini banyak disukai masyarakat.
Kelebihan Model Rumah Tingkat Minimalis
Membangun atau memilih rumah dengan bentuk bertingkat sebenarnya memiliki banyak kelebihan dibandingkan rumah satu lantai. Terlebih untuk keluarga yang memiliki anak atau jumlah anggota keluarga yang relatif banyak.
Dengan dana yang terbatas Anda tak perlu lagi membeli tanah untuk memperluas hunian Anda. Cukup dengan menambah bangunan ke atas Anda bisa menambah beberapa kamar untuk kebutuhan anak-anak.
Baca juga: Model Rumah Kayu Minimalis yang Asri dan Eksklusif
Selain itu, model rumah tingkat minimalis sebenarnya merupakan penerapan konsep rumah tumbuh. Dengan perencanaan yang telah dibuat, rumah yang dibangun dengan konsep ini berbeda dengan rumah satu lantai.
Beberapa faktor utama yang menjadi perhatian adalah fondasinya. Sejak awal, rumah direncanakan dibangun dengan fondasi yang kuat untuk dijadikan bertingkat. Baik tingkat dua atau lebih.
Pembangunan fondasi ini biasanya dilakukan dari struktur pilarnya yang kokoh. Empat sudut rumah akan dipasang dengan cor besi beton yang kuat dan kokoh untuk dibangun hingga beberapa tingkat.
Begitu juga dengan bagian atap rumah dibangun dengan dak beton yang kuat. Saat ini teknologi konstruksi telah menghasilkan bahan-bahan material yang kuat untuk model rumah tingkat minimalis dengan harga yang jauh lebih murah.
Yang menarik, Anda tak perlu harus menyediakan dana yang besar untuk membangun rumah bertingkat sekaligus. Anda bisa membangunnya secara bertahap sesuai kemampuan keuangan keluarga.
Mungkin untuk tahap awal Anda cukup membangun rumah dengan satu lantai saja. Saat dana sudah tersedia, Anda bisa melanjutkannya dengan menambah bangunan di atasnya.
Merencanakan Jumlah dan Fungsi Ruang
Dalam merencanakan dan membangun hunian dengan model rumah tingkat minimalis Anda juga perlu merencanakan jumlah kamar yang akan dibangun beserta fungsi setiap ruangan yang ada.
Begitu juga dengan fungsi lantai dasar dengan lantai di atasnya bisa dibedakan dan direncanakan sejak awal agar pembangunan rumah lebih lancar. Pembedaan fungsi ini untuk mempermudah desain rumah yang akan dibangun.
Pada desain rumah bertingkat, umumnya lantai dasar dijadikan sebagai area publik. Baik untuk menerima tahu ataupun menyediakan kamar tidur untuk saudara yang datang.
Baca juga: Ragam Desain Rumah Minimalis Modern yang Fungsional
Kelebihan lain dari hunian dengan konsep rumah tumbuh ini adalah memanfaatkan lantai dasar untuk aktivitas bisnis. Anda bisa membuat ruang kantor ataupun membuka usaha toko kelontong yang akan memberikan penghasilan tambahan.
Sedangkan untuk lantai atas pada model rumah tingkat minimalis ini bisa difungsikan sebagai privat area khusus untuk keluarga Anda. Di lantai atas ini Anda bisa membangun ruang keluarga beserta beberapa kamar tidur anak-anak.
Namun dalam merencanakan rumah bertingkat Anda juga perlu memperhatikan hubungan antara lantai dasar dengan lantai atas. Hal ini penting untuk membangun ikatan dengan anak-anak, khususnya jika kamar tidur orang dan anak terpisah lantainya.
Untuk semakin mematangkan perencanaan Anda dalam membangun hunian dengan model rumah tingkat minimalis yang nyaman dan fungsional, Anda bisa mencari referensi desain rumah yang saat ini banyak terdapat di internet. (R9/HR-Online)