Mitos seputar durian banyak beredar di masyarakat. Buah yang digilai oleh banyak orang ini memang punya rasa dan aroma yang khas.
Tak heran jika banyak mitos terkait buah musiman ini. Diantara mitos-mitos itu ada yang menyebut durian membuat mabuk hingga bisa bikin mandul.
Fakta menunjukkan tidak semua mitos terkait durian benar adanya. Ada yang tidak terbukti kebenarannya, sehingga memang hanya mitos semata.
Jika disebut durian membuat mabuk, hal ini wajar, karena memang durian mengandung alkohol. Tapi jumlahnya sedikit, sehingga tidak sampai memabukkan.
Baca Juga: Benarkah Manfaat Buah Durian Ampuh Meningkatkan Gairah?
Sementara jika disebut durian bikin mandul karena menggaggu kesuburan, ini hanya mitos belaka. Kenyataannya durian merupakan salah satu afrodisiak atau makanan yang justru bagus untuk proses reproduksi.
Mitos Seputar Durian
Selain mitos-mitos di atas, mitos-mitos lainnya juga banyak dan dipercaya oleh masyarakat, bagaimana fakta sebenarnya? Berikut mitos terkait durian dan penjelasannya:
Durian Bikin Mabuk
Sudah dijelaskan sebelumnya jika durian memang mengandung alkohol. Tapi jangan berpikir alkohol yang dimaksud seperti halnya alkohol dalam minuman keras. Alkohol dalam durian bukan jenis alkohol yang bisa jadi pemicu mabuk.
Meskipun tidak membuat mabuk, namun kandungan gula pada durian dikhawatirkan menimbulkan penyakit diabetes. Sehingga Anda tidak disarankan makan durian berlebihan. Makanlah durian secukupnya.
Durian Bikin Mandul
Durian bikin mandul tentu hanya mitos semata. Seperti telah dijelaskan sebelumnya, durian merupakan buah afrodisiak yang justru dapat memicu gairah.
Jika salah satu mitos seputar durian menyebutkan durian menggangu kesuburan, faktanya justru sebaliknya. Konsumsi durian meninggatkan kesuburan baik wanita maupun pria.
Nutrisi yang terkandung dalam durian membuat sperma berkualitas dan siap membuahi sel telur pada perempuan. Bahkan makan durian sewajarnya dan tidak berlebihan disebut bisa memicu kehamilan.
Makan Durian Saat Hamil Bisa Keguguran
Ada juga yang melarang makan durian saat hamil, katanya menyebabkan keguguran. Namun, ini hanyalah mitos belaka. Jika ingin makan durian, makanlah dalam porsi yang pas.
Tidak berlebihan dalam makan durian saat hamil bertujuan untuk menghindari efek panas pada perut ibu hamil. Namun tidak berarti menyebabkan keguguran. Karena jika disebut makan durian saat hamil bisa memicu keguguran, itu hanyalah salah satu mitos seputar durian.
Durian Bikin Gemuk
Salah satu mitos terkait durian ini bisa dibilang ada benarnya juga. Pasalnya, dalam satu butir durian itu terdapat 1350 kalori. Artinya semakin banyak konsumsi durian, maka semakin banyak kalori yang diserap tubuh, itu berarti siap-siap saja Anda jadi gemuk.
Durian Memicu Kolesterol
Fakta yang tidak bisa diabaikan adalah durian tidak mengandung kolesterol. Sehingga jika dikatakan durian dapat memicu kolesterol, jelas ini hanya salah satu mitos seputar durian yang perlu diabaikan.
Faktanya pada daging durian terdapat lemak tak jenuh yang malah bisa membantu turunkan kadar lemak jahat dalam tubuh. Jadi jangan khawatir jika ingin mengonsumsi durian tapi takut kolesterol, karena durian sangat aman dari kolesterol jahat.
Kolesterol justru ditemukan pada makanan dengan lemak yang tinggi, biasanya terdapat pada makanan yang digoreng, seafood, dan daging merah. Jika takut kolesterol maka hindari saja makanan-makanan itu, tapi durian jangan.
Durian Dapat Mengobati Darah Rendah
Sebuah penelitian pernah dilakukan untuk membuktikan hal ini. Penelitian tersebut dimuat dalam International Journal of Food Properties. Dalam penelitian tersebut ditemukan fakta jika mengonsumsi durian dapat meningkatkan denyut jantung.
Sementara apakah konsumsi durian dapat mengobati darah rendah, hal ini belum terbukti dalam penelitian apapun. Sehingga jika dibilang durian dapat mengobati darah rendah, ini hanya sebagian mitos seputar durian yang tak perlu Anda ikuti.
Apabila Anda menderita darah rendah sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk penanganan lebih lanjut. Jangan sampai lebih parah.
Minum Air dari Kulit Durian untuk Redakan Panas Dalam dan Bau Mulut
Ada ritual yang biasa dilakukan oleh sebagian orang sesudah makan durian, yakni menuangkan air pada bekas kulit durian lalu meminumnya. Ritual ini dipercaya bisa mengobati panas dalam. Benarkah?
Ritual ini bukan hanya mitos belaka. Faktanya kulit durian kaya kandungan lignin selulose. Zat ini mampu meredakan panas dalam saat makan durian terlalu banyak.
Selain meredakan panas dalam, minum air dari kulit durian juga bisa mengurangi aroma durian dai mulut. Karena itu, banyak yang melakukan ritual ini usai makan buah durian.
Itulah mitos seputar durian yang perlu Anda ketahui, terutama bagi mereka pecinta buah durian. Ingat jangan makan berlebihan, makanlah durian dalam porsi pas. (Ndu/R7/HR-Online)