Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Sebagai antisipasi merebaknya Corona Covid-19, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) Kota Banjar, Jawa Barat, terus memantau lalu lintas Tenaga Kerja Asing (TKA) maupun Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Banjar yang berada di luar negeri.
Hal itu dikatakan Kasie. Penempatan dan Transmigrasi Disnaker Kota Banjar, Hera Rahmatin Barokah, saat ditemui HR Online, di ruang kerjanya, Jum’at (13/03/2020).
“Kami tentunya ikut memantau. Rencana awal bulan ini juga crosscheck data ke BNP2TKI dan PT yang bersangkutan,” kata Hera.
Ia menyebutkan, dari data yang ada semenjak bulan Januari sampai bulan Maret tahun 2020, tercatat ada 12 warga Kota Banjar yang sudah meminta rekomendasi untuk penyaluran tenaga kerja di luar negeri.
Beberapa negara yang menjadi tujuan para calon TKI tersebut di antaranya Hongkong, Singapura, Malaysia, dan negara Taiwan.
“Kemarin juga ada yang mau ke Arab Saudi, tapi tidak kita kasih rekomendasi karena memang ada moratorium dari Pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.
Perihal pemantauan kepulangan para TKI asal Kota Banjar menghadapi musim mudik Lebaran nanti, kata Hera, sejauh ini belum ada laporan lebih lanjut, namun sudah dibahas untuk pengawasan.
Bahkan, dalam waktu ini pihaknya akan melakukan sosialisasi ketransmigrasian, sekaligus menginformasikan kepada pihak pemerintah desa dan kelurahan.
Pantau Tenaga Kerja Asing
Sementara itu, Kepala Bidang Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat wilayah Banjar, Dwi Astuti, menambahkan, saat ini ada dua tenaga kerja asing yang berada di Kota Banjar.
Keduanya merupakan warga negara Korea dan China, masing-masing berada di perusahaan PT. APL dan PT Shuncang.
“Untuk yang dari Korea jarang berada di Banjar. Izinnya di sini, tapi rumahnya di Purbalingga. Kalau yang dari China sedang berada di negaranya. Jadi kami tetap mengawasi,” pungkas Dwi. (Muhlisin/R3/HR-Online)