Teknik mengolah daging, begini caranya! Siapa yang tidak suka makan daging? Makanan lezat dengan beberapa kandungan gizi ternyata cara pengolahannya tidak hanya digoreng saja.
Apa saja teknik pengolahan daging yang baik selain menggoreng? Simak baik-baik ulasan berikut ini.
Teknik Mengolah Daging
Binding
Teknik pengolahan daging yang cukup sering digunakan adalah Binding atau pengikatan. Kandungan protein yang ada di dalam bahan pengikat lebih tinggi dibandingkan dengan bahan pengisi.
Bahan pengikat juga bisa dimanfaatkan untuk mengurangi proses penyusutan saat melakukan pengolahan daging. Menurut asalnya, bahan pengikat terdiri dari bahan yang berasal dari hewan dan tumbuhan.
Baca Juga: Bagian Daging Ayam Ini Sebabkan Penyakit
Curing atau Penggaraman
Teknik mengolah daging yang sering digunakan adalah curing atau penggaraman. Teknik pengolahan semacam ini dilakukan dengan menambahkan beberapa bahan seperti NaCl dan gula.
Proses Curing dimaksudkan untuk memberikan warna, aroma, tekstur dan kelezatan yang baik.
Casing atau Selongsong
Teknik pengolahan daging yang umum dilakukan adalah casing atau biasa disebut selonsong, yaitu teknik yang biasanya digunakan dalam pengolahan daging menjadi sosis.
Selongsong sosis berbentuk silinder yang berfungsi sebagai alat cetakan selama proses pengolahan daging.
Penggunaan casing dalam mengolah daging bermanfaat sebagai pelindung dari polusi dan kimia seperti mikroba dan aroma tengik yang terkadang ditimbulkan oleh daging tersebut.
Baca Juga: Penderita Hipertensi Boleh Makan Daging Kambing, Ini Penjelasan Dokter
Pengasapan
Teknik mengolah daging yang lain berupa pengasapan. Teknik ini dilakukan karena adanya proses penimbunan pada permukaan daging dengan beberapa bahan senyawa kimia.
Beberapa bahan kimia tersebut melalui proses pengasapan dengan konsentrasi yang berbeda-beda.
Proses pengasapan biasanya dilakukan di dalam rumah pengasapan dengan suhu yang sudah diatur sekitar 35-40 derajat selama 4-8 jam.
Penggilingan
Teknik mengolah daging yang lain berupa penggilingan. Daging yang sudah dipotong kecil-kecil, kemudian digiling sampai halus.
Tujuan dari proses penggilingan ini adalah untuk memperkecil serta memperhalus partikel yang terkandung dalam daging.
Daging yang telah menjadi halus kemudian dicampur dengan bumbu-bumbu dan akan tercampur dengan rata karena partikel dalam daging sudah diperkecil.
Baca Juga: Menurut Sains, Begini Cara Terbaik Memasak Daging Kambing
Dalam melakukan proses penggilingan bisa dilakukan menggunakan mesin atau alat penggiling yang sudah banyak dijual di pasaran. Namun, bukan sembarang alat penggiling bisa digunakan.
Meat Netting
Teknik mengolah daging yang lainnya adalah cara biasa digunakan dalam sebuah industri yang pengolahannya dalam jumlah yang sangat banyak.
Meat Netting digunakan khusus untuk produk daging seperti smoked beef, smoked chicken, dan roasted lamb.
meat Netting juga berfungsi sebagai alat pencetak daging agar mempunyai tampilan yang lebih menarik.
Meat Netting berbentuk seperti jaring melingkar yang tersusun tanpa sambungan dan terbuat dari karet food grade yang dibungkus polyester.
Anda sudah mencoba teknik mengolah daging yang mana? Sudahkah mencoba semua tekniknya? Apapun tekniknya akan menghasilkan daging yang berkualitas asalkan sesuai dengan prosedur pembuatan yang tepat. (Deni/R4/HR-Online)