Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Protes jalan rusak, puluhan warga Dusun Kubangpari, Desa Ciherang, Kecamatan Banjarsari, melakukan aksi tanam pisang di jalan penghubung desa, Sabtu (8/2/2020).
Aksi mereka selain menanam pohon pisang di jalan yang sudah rusak itu, mereka juga melakukan aksi teatrikal serta memblokir jalan sepanjang 600 meter sebagai bentuk kekecewaan karena jalan tak kunjung diperbaiki pemerintah.
Heri Pardiman, salah seorang warga, mengatakan, aksi tersebut merupakan sebuah bentuk protes warga terkait persoalan jalan yang tidak juga mendapat perhatian, apalagi perbaikan.
“Aksi ini merupakan bentuk protes warga yang menuntut perbaikan jalan. Kenapa kami juga melakukan pemblokiran? hal ini lantaran jalan ini sudah tidak layak buat pengguna jalan. Sementara jalan ini adalah salah satu akses vital warga dan anak sekolah,” katanya.
Hal serupa dikatakan H. Udin, salah satu tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, warga Kubangpari sudah merasa kesal atas sikap pemerintah yang tak kunjung memperbaiki jalan penghubung ini. Sedangkan di wilayah lain jalannya sudah bagus.
“Sudah lebih dari 10 tahun jalan ini dibiarkan dan tidak ada pengakuan. Kami juga merasa heran dengan status jalan ini yang ditinggalkan oleh pemerintah, baik desa maupun kabupaten,” tegasnya.
Bahkan, kata H Udin, pemerintah saling lempar tanggungjawab saat pihaknya mempertanyakan status jalan tersebut.
“Dari desa katanya jalan kabupaten, lalu kabupaten katanya ini jalan desa. Lantas mau bagaimana nasib ke depannya jalan ini,” ketus H Udin.
Hingga berita ini dibuat, puluhan warga masih terlihat melakukan aksi protes jalan rusak dengan melakukan penanaman pohon pisang di sepanjang jalan Kubangpari.
Sementara itu, HR Online sendiri belum bisa melakukan konfirmasi kepada pemerintah desa setempat terkait aksi warga tersebut. (Suherman/R6/HR-Online)