Para astronom Rochester Institute of Technology mengaku telah menemukan planet raksasa termuda. Temuan ini tengah menjadi topik bahasan astronom karena menyimpan banyak hal menarik.
Bukan hanya karena ukuran dan usianya, akan tetapi juga letaknya. Diketahui bahwa planet berukuran jumbo dan masih muda ini terdeteksi di dekat Bumi.
Temuan Planet Raksasa Termuda
Astronom berhasil menemukan planet muda raksasa berkat peran Gaia. Dimana Gaia sendiri adalah misi kepunyaan Badan Antariksa Eropa.
Awal mula penemuan, astronom memanfaatkan data yang telah dihimpun Gaia guna melakukan pencarian objek sub-stellar.
Objek yang meliputi planet atau katai cokelat ini dicari di dalam lingkup Epsilon Chamaeleontis Association, yang tak lain sekumpulan bintang muda terdekat.
Dalam pencarian yang dilakukan tersebut, astronom menemukan planet tersebut. Planet raksasa termuda ini melakukan pergerakan bersamaan dengan objek lain.
Temuan planet ini lantas mencuri perhatian astronom untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Dimana penelitian ini bisa membantunya mengenali planet secara lebih mendalam.
Dalam penelitian yang dilakukan, tentu saja astronom melakukan pengamatan secara detail. Langkah ini pun mampu mengungkap fakta menarik seputar planet tersebut.
Fakta Planet Raksasa Termuda
Sebagaimana yang sudah sedikit disinggung di atas, planet ini memiliki ukuran raksasa, berusia muda, dan berjarak sangat dekat dengan Bumi.
Fakta inilah yang akan kita kupas satu per satu secara tuntas. Pertama, kita ulas ukurannya. Bukan rahasia lagi jika temuan planet baru ini seringkali dipanggil planet raksasa.
Tak mengherankan karena ukuran planet ini memang tak biasa. Sesuai dengan Catatan Penelitian American Astronomical Society, planet yang satu ini memiliki massa hingga 10 kali massa Jupiter.
Bisa dibayangkan sendiri betapa besarnya planet ini. Dengan begitu, julukan planet raksasa memang pas untuk planet ini.
Selanjutnya, perihal usia. Planet raksasa ini termasuk ke dalam planet muda. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan planet raksasa ini diperkirakan masih dalam proses pembentukan dengan usia kurang dari 5 juta tahun.
Baca juga: Planet yang Mirip Bumi dan Bisa Dihuni Ditemukan, Simak Faktanya!
Dalam artian, planet raksasa termuda ini belum menjadi bagian tata surya seutuhnya. Dengan alasan tersebut, planet muda ini juga dijuluki sebagai planet bayi.
Perlu untuk anda ketahui, temuan planet muda ini sangat menarik untuk dipelajari. Hal ini dikarenakan temuan planet muda ini tak sama dengan temuan planet sebelumnya.
Sebagaimana yang kita tahu, temuan planet memang sudah sering terjadi, baik itu melalui misi Kepler maupun misi lainnya. Hanya saja, hampir semua planet tersebut berusia tua.
Hal ini sebagaimana yang diungkapkan oleh Annie Dickson-Vandervelde selaku penulis utama dalam penelitian temuan planet raksasa ini.
Fakta yang tak kalah menarik untuk diketahui lainnya yaitu letaknya. Sudah sangat sering disinggung di atas bahwa planet muda ini ada di dekat Bumi. Seberapa dekatkah jaraknya?
Diketahui bahwa planet raksasa termuda ini hanya berjarak 330 tahun cahaya dari planet yang kita tinggali ini. Dengan jarak yang begitu dekat, planet ini diketahui mengorbit bintangnya dengan jarak 600 AU.
Dalam hitungannya, 1 AU (Astronomical Unit) sebanding dengan jarak antara planet Bumi ke matahari. Tak bisa dipungkiri bahwa temuan planet ini memang mengesankan.
Penemuan Exoplanet Termuda
Dibalik temuan planet muda baru ini, sebenarnya astronom juga pernah menemukan planet muda lainnya. Hanya saja, planet tersebut berada di luar Tata Surya sehingga dikenal dengan sebutan exoplanet.
Adapun exoplanet termuda yang dimaksud adalah BD+20 1790b. Diketahui bahwa exoplanet BD+20 1790b ini memiliki massa 6 kali massa Jupiter dengan usia baru 35 juta tahun.
Berbeda dengan temuan planet raksasa baru, exoplanet termuda ini baru selesai melewati proses pembentukan. Dengan begitu, bisa diartikan bahwa exoplanet BD+20 1790b ini terbilang masih segar.
Baca juga: Planet Baru TOI 1338 b Ditemukan oleh Anak Magang di NASA
Terkait penemuan planet baru ini, para astronom akan melakukan penelitian guna mengetahui info menarik lainnya. Mulai dari sifat, bagaimana awal mula proses pembentukan, hingga sejarah formasinya.
Hal ini sebagaimana yang dikutip IFL Science. Diharapkan penelitian yang dilakukan juga mampu mengungkap bagaimana karakteristiknya.
Hal yang pasti, temuan planet raksasa termuda ini menjadi salah satu dari sekian banyak hal yang tersimpan di alam semesta yang menarik untuk diketahui. (R10/HR-Online)