Berita Banjar (harapanrakyat.com).- Sebanyak 50 persen lebih peserta seleksi CPNS dari jalur formasi umum Kota Banjar tahun 2019, dinyatakan tidak lulus passing grade atau ambang batas terendah, setelah mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di Tasikmalaya beberapa waktu yang lalu.
Hal itu dikatakan Kepala bidang Kepegawaian Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar, Nenta saat ditemui HR Online di ruang kerjanya, Kamis (27/2/2020).
“Memang hampir 50 persen lebih atau sekitar 1988 peserta yang tidak lolos ambang batas terendah tapi ini masih penghitungan manual,” kata Nenta kepada HR Online.
Nenta menyebut, pada seleksi pendaftaran CPNS tahun 2020, dari 4.037 peserta yang lolos seleksi administrasi, hanya sekitar 3.793 peserta yang hadir mengikuti tes SKD.
Dari jumlah 3.793 peserta yang hadir mengikuti tes SKD tersebut sebanyak 1.805 dinyatakan lolos passing grade. Sayang, dari jumlah tersebut tidak ada yang lolos dengan nilai 100 persen.
“Kalau pengumuman jelasnya menunggu ada sinkronisasi sama bkn dulu sementara ini masih penghitungan manual. Kemungkinan di akhir bulan depan,” jelasnya.
Lanjut Nenta, setelah nanti dinyatakan lulus passing grade para peserta bisa mengikuti proses selanjutnya yakni tes Seleksi Kompetisi Bidang atau SKB. Adapun untuk tempat pelaksanaan saat ini menunggu informasi lebih lanjut dari KemenpanRB.
“Lebih jelasnya nanti kita informasikan lagi. Saat ini belum ada surat dari kementerian pusat,” katanya.
Seperti diberitakan HR Online sebelumnya, pada seleksi CPNS tahun 2019 Pemerintah Kota Banjar mendapat alokasi sebanyak 250 formasi dari pemerintah pusat.
Adapun rinciannya, sebanyak 92 alokasi untuk tenaga pendidikan, 78 alokasi tenaga kesehatan 78, dan sisanya 80 alokasi formasi untuk tenaga teknis. (Muhlisin/R8/HR Online)