Selama ini kita tahu bahwa anjing adalah hewan dengan indra penciuman paling tajam. Hal inilah yang membuatnya banyak dipilih untuk membantu polisi.
Berkat indra penciumannya yang tajam, anjing mampu melacak jejak penjahat dan bahkan lokasi barang bukti hasil tindak kriminal.
Hewan dengan Indra Penciuman Paling Tajam
Tahukah anda bahwa anjing bukanlah satu-satunya hewan dengan indra penciuman terbaik, masih ada banyak jenis hewan lainnya yang juga memiliki kemampuan tersebut.
Mau tahu apa saja jenis hewan tersebut? Langsung saja anda simak ulasan yang kami bagikan berikut ini. Perhatikan baik-baik.
Hiu Putih Besar
Salah satu hewan yang memiliki indra penciuman paling tajam selain anjing yaitu hiu putih besar atau yang juga disebut dengan Carcharodon carcharias.
Jenis hewan yang satu ini memiliki indra penciuman yang bernama olfactory bulb. Indra ini dikendalikan oleh 2/3 otaknya.
Dengan olfactory bulb, hiu putih besar bisa mencium keberadaan mangsa yang jaraknya 2 km. Indra penciumannya sebanding dengan ratusan kali lipat indra penciuman yang dimiliki manusia.
Beruang
Selain hiu putih besar, beruang juga termasuk jenis hewan dengan indra penciuman paling tajam. Tak mengherankan karena beruang memiliki ukuran hidung yang besar.
Tak hanya itu, hidung beruang ini juga memiliki ribuan reseptor bau. Dengan indra penciuman yang tajam, beruang mampu menemukan makanan dan mendeteksi keberadaan musuh.
Baca Juga: Ikan Paling Berbahaya di Dunia, Gigitan dan Racunnya Bisa Bikin Nyawa Melayang
Di samping itu, indra penciumannya juga membantu dalam menemukan pasangan hingga memudahkan pencarian keberadaan anaknya.
Jika dibandingkan dengan indra penciuman manusia, beruang memiliki indra penciuman dengan perbandingan 2.100 kali lebih tajam.
Maka tak heran jika beruang mampu mengendus hewan mati dengan radius mencapai 32 km. Indra penciuman yang dimiliki beruang memang sangat menakjubkan.
Tikus
Fakta ini cukup mengejutkan. Seperti yang kita ketahui, tikus seringkali dianggap sebagai hewan pengerat yang mengganggu.
Namun ternyata indra penciuman yang dimiliki membuat banyak ilmuwan membutuhkannya. Diketahui bahwa tikus memiliki indra penciuman 200 kali lebih tajam daripada manusia.
Dengan indra penciuman tersebut, ilmuwan mencari tikus untuk membantunya dalam mendeteksi sekaligus membedakan kotoran bebek yang terserang flu burung dan bebek yang sehat.
Tikus mampu mengenali banyak aroma yang tak bisa dibedakan manusia, dimana zat kimia tersebut adalah salah satunya.
Gajah Afrika
Perlu untuk anda ketahui, indra penciuman gajah Afrika sangatlah tajam. Spesies hewan dengan indra penciuman paling tajam ini mempunyai pendeteksi bau sebanyak 1.948.
Indra penciuman yang dimilikinya akan sangat membantu gajah dalam mendeteksi keberadaan air dengan jarak mencapai 12 mil.
Dengan reseptor handal di belalainya, indra penciuman yang dimiliki gajah memang sangat sensitif jika berkaitan dengan air.
Kiwi
Kiwi merupakan satu-satunya burung yang memiliki lubang hidung di bagian ujung paruhnya. Hal inilah yang membuat indra penciuman kiwi lebih tajam daripada jenis burung lainnya.
Dengan lubang hidung tersebut, burung yang satu ini mampu mendeteksi apakah ada cacing di dalam tanah yang bisa dimakannya.
Sekilas tentang kiwi, burung ini adalah hewan endemik Selandia Baru. Meski termasuk jenis burung, namun kiwi tak bisa terbang. Dengan ukuran panjang 35-45 cm, kiwi mencari makan seperti ayam, yakni mengais di tanah.
Ular
Hewan melata ini memiliki indra penciuman yang mengesankan. Diketahui bahwa ular mempunyai organ khusus Jacobson di dalam mulut yang mengingatkan kita dengan beruang.
Organ ini akan mengidentifikasi setiap aroma yang ditangkap lidah ular. Dengan demikian, hewan dengan indra penciuman paling tajam ini mampu mengenali berbagai bau secara mudah.
Indra penciuman yang bagus ini menjadi kelebihan yang dimiliki ular dibalik indra penglihatannya yang rata-rata kurang tajam.
Ngengat
Indra penciuman yang dimiliki ngengat juga tak bisa diremehkan. Dibalik tubuhnya yang mungil, ternyata ngengat menyimpan kelebihan di indra penciumannya.
Jenis hewan ini mencium aroma dengan antena yang dimiliki. Tak hanya itu, indra penciumannya juga ada di palpus, kaki, dan bagian tubuh lainnya yang dikaruniai reseptor indra.
Dengan indra penciuman yang baik, ngengat mampu mendeteksi aroma feromon yang dihasilkan oleh ngengat lainnya dengan jarak 8 km.
Tak bisa dipungkiri, nyatanya ada banyak hewan dengan indra penciuman paling tajam dan bahkan melebihi kemampuan indra penciuman manusia. (R10/HR-Online)