Binatang yang hidup tanpa bernafas ternyata ada. Fakta baru yang diungkap oleh ilmuwan ini tentu saja sangat mengejutkan. Bagaimana tidak, selama ini kita tahu bahwa salah satu tanda kehidupan yaitu bernafas. Tanpa bernafas, bagaimana hewan ini bisa hidup?
Jika anda juga merasakan keheranan yang sama, anda bisa temukan penjelasannya dengan menyimak ulasan berikut. Anda bisa tahu hewan apa itu dan bagaimana caranya bertahan hidup.
Binatang yang Hidup Tanpa Bernafas
Sebagaimana yang kita tahu, binatang bisa bernafas dengan berbagai cara. Ada yang dari hidung, kulit, dan masih banyak lagi.
Namun nyatanya ada satu hewan yang sama sekali tak bernafas. Adapun hewan yang dimaksud yaitu Henneguya salminicola.
Henneguya salminicola adalah gumpalan parasit yang diketahui tak memiliki genom mitokondria. Meski hanya berupa bagian kecil di DNA, namun peran genom mitokondria sangatlah penting.
Dimana genom mitokondria ini berfungsi dalam mengatur pernafasan. Hal tersebut bisa diketahui setelah dilakukan penelitian dengan menerapkan analisis mikroskopis dan genomik.
Dalam penelitian yang dilakukan, ilmuwan juga menemukan fakta bahwa binatang yang hidup tanpa bernafas ini termasuk parasit yang jinak.
Jika melihat sifatnya yang jinak tersebut, ilmuwan menyebut Henneguya salminicola menyerupai nenek moyang jeli atau ubur-ubur.
Baca Juga: Spesies Kumbang Baru Berhasil Diidentifikasi, Ini Metode yang Digunakan
Hanya saja, parasit Henneguya salminicola ini tak membawa sifat multiselulernya. Dalam hal ini, Dorothée Huchon selaku rekan penulis studi sekaligus ahli biologi evolusi, Universitas Tel Aviv Israel, memberikan penjelasan.
Menurut Dorothée Huchon, Henneguya salminicola telah kehilangan jaringan, sel-sel saraf, hingga otot-ototnya sehingga berbeda dengan hewan multiseluler lainnya. Hal ini dikutip dari Live Science, Selasa 25 Februari 2020.
Semakin berbeda karena Henneguya salminicola berkembang menjadi uniseluler. Padahal selama ini kita tahu bahwa organisme multiseluler mempunyai banyak gen dan berkembang kian kompleks.
Karakteristik Henneguya Salminicola
Untuk mengenal lebih dekat Henneguya salminicola, anda jangan sampai lewatkan karakteristiknya. Hal ini akan memudahkan anda dalam mengenali dan mempelajari binatang yang hidup tanpa bernafas tersebut.
Sebagaimana penjelasan ilmuwan, organisme ini terlihat seperti serangkaian uniseluler ketika keluar dari daging ikan putih ataupun cacing bawah air.
Ikan yang terinfeksi parasit Henneguya salminicola ini dikenal dengan penyakit tepung. Pasalnya, akan ada gelembung-gelembung putih yang muncul dari daging ikannya.
Berbeda dengan infeksi parasit lain yang cenderung mengancam petani karena bisa mematikan ikan yang dijadikan inangnya.
Dalam penampakannya, hanya spora parasit saja yang memperlihatkan kompleksitas. Detail karakteristiknya pun bisa terungkap dari pengamatan di bawah mikroskop.
Dari pengamatan yang dilakukan tersebut, terlihat jelas bahwa sporanya berbentuk seperti sel sperma dengan warna kebiruan.
Spora ini memiliki sepasang mata yang bentuknya oval dan dua ekor. Apabila diperhatikan, sekilas spora binatang yang hidup tanpa bernafas ini menyerupai alien.
Tak kalah penting untuk anda ketahui, inti dari setiap spora Henneguya salminicola tampak bersinar hijau ketika diamati di bawah mikroskop fluoresens.
Tidak bisa dipungkiri bahwa organisme parasit jinak Henneguya salminicola ini memang unik. Tak heran jika ilmuwan tertarik untuk menelitinya.
Masih seputar karakteristik, mata yang dimilikinya sebenarnya adalah sel yang menyengat. Meski begitu, sel tersebut tidaklah beracun. Sel ini justru sangat bermanfaat saat hendak menempel pada inangnya.
Berkat sel yang ada dalam dirinya tersebut, Henneguya salminicola mampu menempel pada inangnya dengan mudah dan tepat.
Cara Henneguya Salminicola Bertahan Hidup
Ketika memasukkan spora ke dalam daging inangnya, binatang yang hidup tanpa bernafas ini tak memiliki kesempatan dalam mendapat energi dengan mengubah oksigen.
Lantas bagaimana caranya Henneguya salminicola bisa bertahan hidup dengan kondisi tak bernafas? Terkait hal tersebut, para peneliti tak yakin sepenuhnya.
Sesuai dengan apa yang disampaikan Dorothée Huchon, parasit serupa lainnya mempunyai protein. Dimana protein ini mampu mengimpor ATP yang mana berupa energi molekuler.
ATP ini didapat langsung dari inang yang diinfeksi parasit tersebut. Hal inilah yang kemungkinan dilakukan oleh Henneguya salminicola.
Walau demikian, hal tersebut hanya sebatas perkiraan saja. Untuk memastikannya, tentu saja masih dibutuhkan penelitian yang lebih mendalam.
Penelitian terhadap binatang yang hidup tanpa bernafas ini sendiri telah diterbitkan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences pada Senin 24 Februari 2020. (R10/HR-Online)