Berita Pangandaran (harapanrakyat.com).- Akses jalan pertanian di Dusun Citarunggang, Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, kini terputus lantaran tertimbun longsor, yang terjadi akibat hujan deras, Sabtu (8/2/2020) sore.
Padahal akses jalan menuju blok sawah Girang, Desa Pangkalan tersebut, baru selesai di bangun masyarakat secara gotong royong beberapa waktu lalu. Meski belum sampai ke tahap pengerasan, namun dengan dibangunnya akses pertanian tersebut memudahkan petani membawa hasil panennya.
Kepala Dusun Citarunggang, Nandang membenarkan adanya musibah longsor tersebut. Kata dia, kejadian terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat hujan deras terjadi di wilayah tersebut.
“Longsor tersebut selain mengakibatkan jalan pertanian terputus, juga memutuskan dua saluran air yang biasa mengaliri areal pesawahan disana,” ujar Nandang.
Akibatnya, para petani kesulitan mendapat pasokan air. Terpaksa para petani di sekitar blok sawah Girang, harus menggunakan pipa untuk menyambung saluran air dari lokasi yang terkena longsor tersebut.
“Para petani terpaksa gotong-royong menyambung saluran air yang terputus tersebut menggunakan selang dan paralon, agar sawah mereka tetap teraliri air karena baru saja selesai masa tanam padi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Nandang mengatakan, meski pembangunan jalan pertanian ini belum sampai ke tahap pengerasan, namun jalan ini sudah dirasakan manfaatnya oleh para petani yang hendak ke sawah. Para petani bisa membawa kendaraan roda dua sampai ke lokasi sawah mereka.
“Pembuatan badan jalan ini, dibangun oleh masyarakat secara gotong royong dan memakan waktu lebih dari 2 bulan, karena hanya memakai alat seadanya. Dengan terputusnya jalan ini kita harus mencari alternatif lain, untuk menyambungkan jalan pertanian tersebut,” pungkasnya. (Enceng/R8/HR Online)