Tabrakan bumi dengan benda luar angkasa menjadi salah satu permasalahan dalam tata surya. Banyak benda luar angkasa yang menjadi bagian dari tata surya, termasuk bumi.
Tidak heran jika nantinya bumi akan berbenturan dengan salah satu benda antariksa. Berbagai jenis benda luar angkasa pernah menghantam bumi. Mulai dari meteorit hingga komet yang meluncur secara tiba-tiba.
Beberapa Tabrakan Bumi dengan Benda Luar Angkasa
Benturan bumi dengan benda luar angkasa memang wajar terjadi. Apalagi sampai menimbulkan beberapa kerusakan.
Sistem tata surya terkadang tidak stabil. Begitupun dengan benda luar angkasa yang ada di angkasa.
Meluncurnya komet atau meteorit tentunya disebabkan oleh beberapa hal. Meskipun terkadang tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya.
Tabrakan bumi ini pernah terjadi beberapa kali. Kejadian tersebut juga tersebar di beberapa negara di dunia.
Setiap kejadian memiliki ciri tersendiri. Karena benda angkasa yang menabrak bumi tidak selalu sama.
Beberapa tabrakan tersebut biasanya meninggalkan sebuah bekas. Bisa dibilang karena benturannya begitu dahsyat.
Deretan Tabrakan Bumi dengan Benda Luar Angkasa
Berikut ini beberapa peristiwa bumi bertabrakan dan paling dahsyat yang pernah terjadi sebelumnya.
1. Clearwater Lakes, Canada
Tabrakan yang pernah terjadi adalah berada di Clearwater Lakes, Canada. Tabrakan ini terjadi kurang lebih 290 juta tahun yang lalu.
Benda luar angkasa yang menabrak bumi adalah asteroid. Asteroid yang menabrak bumi ini diduga kembar. Hantamannya tepat berada pantai teluk Hudson Kanada.
Tabrakan ini mengakibatkan lubang dengan diameter cukup luas yaitu 32 km. Kemudian asteroid yang satunya mengakibatkan lubang dengan ukuran 22 km.
2. Aourunga Impac Chater, Chad
Tabrakan bumi dengan benda luar angkasa yang selanjutnya berada di Chad. Tabrakan ini terjadi cukup lama yaitu sekitar 300 juta tahun yang lalu.
Meteorit dengan ukuran 1 mil berhasil menghantam gurun Sahara. Lebih tepatnya di daerah sebelah utara Chad Afrika.
Para peneliti mengungkapkan bahwa potensi tabrakan tersebut bisa terjadi setahun sekali. Meteorit ini juga meninggalkan bekas hantaman di gurun tersebut.
3. Gosses Bluff, Australia
Tabrakan yang selanjutnya terjadi sekitar 142 tahun yang lalu. Benda luar angkasa yang menabrak bumi adalah sebuah komet.
Benda ini memiliki ukuran lebar sekitar 22 km. Komet yang berukuran besar ini menabrak bumi tepat di daratan Australia.
Tabrakan ini mengakibatkan ledakan yang sangat luar biasa. Tercatat ledakannya mencapai 22.00 megaton. Bekas yang ditinggalkan berukuran 24 km dengan kedalaman mencapai 5000 m.
4. Chicxulub, Mexico
Tabrakan bumi dengan benda luar angkasa yang selanjutnya berada di daerah Mexico. Tabrakan ini terjadi sekitar 65 juta tahun yang lalu.
Tabrakan ini mengakibatkan dampak yang begitu besar. Pasalnya, bekas yang ditinggalkan mencapai 107 km.
Bisa dikatakan bahwa tabrakan ini mengakibatkan tsunami yang begitu besar. Kekuatannya mencapai 100 teratons dari TNT.
5. Manicouagan, Canada
Tabrakan selanjutnya terjadi sekitar 212 juta tahun yang lalu. Kejadian ini meninggalkan bekas yang cukup menarik.
Pasalnya, bekas yang ditinggalkan menyerupai bentuk mata yang biru. Kemudian banyak orang yang menamai bekas ini sebagai Mata dari Quebec.
Bekas yang ditinggalkan ini merupakan lubang raksasa dengan diameter 100 km. Diperkirakan benda yang menabrak bumi adalah asteroid dengan lebar 5 km.
6. Mitastin Lake, Canada
Tabrakan bumi dengan benda luar angkasa yang selanjutnya berada di Kanada lagi. Memang banyak tabrakan bende luar angkasa yang berakhir di Kanada.
Lokasi tabrakannya berada di Labrador Kanada. Hal ini dibuktikan dari temuan sebuah danau yang ada di kawasan Labrador.
Diduga danau Mitastin tersebut merupakan hasil dari hantaman meteorid. Lubang dengan diameter 28 km tersebut memang sangat indah dan terlihat alami.
7. Kawah Barringer, Arizona, Amerika Serikat
Berbeda dengan benda luar angkasa sebelumnya, kini sebuah bintang menabrak bumi. Tabrakan ini terjadi sekitar 49.000 tahun yang lalu dan mengakibatkan terbentuknya kawah.
Kawah ini berukuran 45 m dengan kedalaman 175 m. Diperkirakan ledakannya berkekuatan 20 juta ton.
Kemudian ditemukan oleh Brringer pada tahun 1902. Lalu dinamakan kawah Brringer seperti nama penemunya. Saat ini kawah tersebut juga masih milik keluarga Brringer.
Tabrakan bumi dengan benda luar angkasa memang sangat berbahaya. Sebagian memang terlihat berbekas saja. Namun akibatnya bisa menimbulkan kerusakan bahkan tsunami dahsyat. (R10/HR-Online)