Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Puluhan hewan ternak di Lingkungan Margasari, Kelurahan Bojongkantong, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, dikabarkan terserang penyakit dan mati mendadak. Hewan ternak jenis unggas seperti ayam serta entok tersebut sebagian di antaranya mengalami sakit terlebih dahulu, hingga akhirnya mati.
Tohirin, salah satu warga, mengatakan, puluhan ayam kampung peliharaannya sejak beberapa minggu terakhir ini banyak yang sakit hingga mati.
“Sekitar 17 ekor ayam punya saya mati. Dari segi usia memang variatif, ada yang masih kecil dan ada juga yang sudah besar, bahkan ada yang sedang bertelur juga terkena,” kata Tohirin, kepada Koran HR, Selasa (28/01/2020).
Mus, warga lainnya, juga mengalami hal serupa. Beberapa ayamnya mengalami sakit. Karena khawatir mati mendadak, ia pun menyembelihnya.
“Kemarin hewan ternak punya saya ada yang begitu. Untungnya belum mati, jadi bisa disembelih dulu. Saya tidak tahu itu kenapa bisa begitu. Mudah-mudahan tidak menyebar ke yang lain,” harap Mus.
Menanggapi hal tersebut, Kabid. Peternakan dan Kesehatan Hewan DKP3 Kota Banjar, Drh. Iis Meilia, menyebut, faktor cuaca juga berpengaruh terhadap kesehatan hewan ternak.
Menurutnya, perubahan cuaca atau iklim dapat menimbulkan stress dan itu bisa mnyebabkan daya tahan hewan ternak menurun.
“Karena kondisi ini, ternak jadi mudah terserang penyakit, bahkan fatalnya bisa mati. Tadi tim dari Keswan sudah ke lapangan, hanya saja saya belum dapat laporannya, karena saya juga tidak ke kantor karena sakit,” kata Iis, melalui pesan instan WhatsApp.
Iis menambahkan, untuk solusi penanganan bila warga menjumpai kasus seperti itu, menjaga kebersihan kandang dan lingkungannya sangat penting. Hal itu guna meminimalisir penyebaran bibit penyakit. (Muhafid/Koran-HR)