Kantor Desa Jadimulya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tadi malam disatroni maling. Maling berhasil menggasak 5 unit laptop, 1 unit infokus dan 9 unit handphone.
Kepala Desa Jadimulya Pangandaran, H. Karsidi, Senin (20/01/2020), mengatakan, saat kejadian kantor sedang dalam kondisi kosong. Karena penjaga yang kebetulan piket, sudah pulang sekitar jam 24.00 WIB.
“Saat kondisi kantor sepi itu mungkin maling datang dan menggasak beberapa aset milik desa seperti laptop, infokus dan sembilan HP baru yang diperuntukkan untuk RW,” katanya.
Menurut Karsidi, maling masuk melalui jendela belakang dengan cara dicongkel menggunakan linggis. Dan menurut perkiraan, mereka datang tidak sendiri.
“Mungkin sekitar jam 02 pagi, ketika semua orang terlelap tidur. Karena rumah yang berdekatan dengan kantor itu tak mendengar kegaduhan,” paparnya.
Karsidi mengaku baru mengetahui kemalingan pagi harinya, saat masuk kantor. Dia mendapati kantor sudah dalam kondisi acak-acakan.
Lebih lanjut, Karsidi menuturkan, pihaknya sudah melaporkan hal itu kepada pihak kepolisian. Pihak kepolisian pun langsung melakukan pengecekan ke TKP (Tempat Kejadian Perkara).
“Yang lebih parah lagi, semua dokumen Desa Jadimulya Pangandaran berada di laptop, yakni laptop Kesra, laptop Sekdes, laptop Kaur Perencanaan dan Kaur Pemerintahan,” paparnya. (Cenk/R4/HR-Online)