Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Dalam rangka menjaga dan melestarikan alam, Pemkab Ciamis bersama Forum Komunikasi Kepedulian untuk Gunung Sawal (Fokkus), melaksanakan kegiatan penanaman 300 pohon aren, di kaki Gunung Sawal, Blok Cisepet, Desa Sukawening, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (27/01/2020).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, dihadiri oleh unsur Forkopimda Ciamis, Kepala SKPD, TNI/Polri dan unsur pemerintah Kecamatan dan Desa. Penanaman pohon aren tersebut juga dihadiri para pelajar dari tingkat PAUD hingga SLTA, sebagai upaya edukasi tentang pelestarian lingkungan hidup.
Pada kesempatan tersebut, Herdiat mengatakan, sebagai salah satu sumber mata air, Gunung Sawal harus terus dijaga dan dilestarikan oleh semua elemen, tak hanya pemerintah namun juga masyarakat.
Diakuinya, berbagai bencana alam yang terjadi di Ciamis, salah satunya diakibatkan karena rusaknya ekosistem Gunung Sawal. Selain itu, perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan di sungai dan got, menjadi penyebab banjir pada musim hujan.
“Makanya saya mengajak kepada semua masyarakat untuk selalu menjaga dan memelihara lingkungan, agar bencana alam bisa diminimalisir,” ujar Herdiat.
Pihaknya pun mengapresiasi peran Forum Komunikasi Kepedulian untuk Gunung Syawal (Fokkus) yang telah memprakarsai kegiatan penanaman pohon aren di Gunung Sawal ini.
“Kedepan Gunung Sawal akan berubah statusnya menjadi hutan lindung atau hutan konservasi, sehingga Gunung Sawal tak lagi sembarangan orang masuk. Hal ini dilakukan agar keberadaan Gunung Sawal bisa tetap lestari dan bisa memberikan manfaat untuk anak cucu kita nanti,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Ketua Forum Komunikasi Kepedulian untuk Gunung Syawal (Fokkus), Oyon Rusyana menyebut, kegiatan penanaman 300 pohon aren ini sebagai bukti kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.
“Sinergitas Pemkab Ciamis dan masyarakat untuk sama-sama melestarikan Gunung Sawal sangat kami dambakan, mudah-mudahan kegiatan penanaman pohon ini akan berlanjut dna rutin ,” ujarnya.
Kata dia, Fokkus tak hanya menanam pohon aren di kaki Gunung Sawal, namun juga pohon picung dan jambe. “Untuk pohon aren, kita tanam di lahan kaki Gunung Sawal yang kering, karena berdasarkan studi, pohon aren mampu menyimpan air sekitar 150 sampai 200 liter air, sehingga sangat cocok ditanam di lokasi yang gersang,” tandasnya. (Jujang/R8/HR Online)