Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Korban bencana angin puting beliung, yang melanda wilayah Desa Mekarsari, kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengaku trauma, dengan kejadian yang terjadi Jumat (3/1/2020) kemarin.
Salah satu korban, Carta (40) warga Dusun Linggaharja Desa Mekarsari, mengaku trauma setelah angin puting beliung merusak rumah miliknya akibat tertimpa pohon tumbang.
“Saya sangat trauma, karena melihat dengan mata sendiri dua pohon tumbang menimpa rumah saya, waktu kejadian saya habis pulang dari sawah,” ujarnya Sabtu (4/1/2020).
Carta mengatakan, sebelum pulang ke rumah dalam perjalan sudah terdengar gemuruh angin kencang. Sementara sejumlah pepohonan besar disepanjang jalan yang dia lewati meliuk-liuk terkena angin kencang.
“Ketika sudah beberapa meter sampai ke rumah, terlihat satu pohon kelapa dan albasia tertiup angin lalu tumbang menimpa rumah saya,” katanya.
Melihat rumahnya tertimpa duapohon besar, Carta langsung masuk ke dalam rumah memastikan tidak ada anggota keluarganya di dalam rumah.
“Alhamdulillah semua anggota keluarga saya sudah berlarian keluar rumah sebelum pohon tumbang, sehingga tidak ada korban. Namun jujur kami sekeluarga trauma dengan kejadian ini,” ungkapnya.
Korban lainnya, Entin Kartini bersyukur masih bisa menyelamatkan diri saat rumahnya tertimpa pohon kelapa. “Saat melihat pohon kelapa di samping rumah bergoyang-goyang, saya langsung berlari keluar rumah mencari tempat aman,” ucapnya. (Jujang/R8/HR Online)