Hyundai Ioniq resmi mengaspal di Indonesia. Mobil listrik Ioniq yang merupakan import dari negeri Gingseng Korea Selatan ini sudah bisa dipesan (inden), dengan harga off the road Rp 569 juta. Akan tetapi, untuk inden mobil listrik Ioniq besutan Hyundai melalui distributor PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI), harus menunggu sekitar 2-3 bulan.
“Untuk mendapatkan Hyundai Ioniq ini, maka setelah memesan harus menunggu sampai 2 atau 3 bulan,” ucap Deputy Marketing Director PT HMI, Hendrik Wiradjaja, seperti dikutip dari ANTARA beberapa waktu lalu.
Baca juga: Mobil Listrik Hyundai 45 Siap Rilis dengan Desain Pony Coupe
Hendrik menjelaskan, bahwa untuk mendapatkan mobil listrik jenis sedan ini harus inden terlebih dulu, sebab mendatangkannya secara Completely Build Up dari Korsel.
Sebelumnya, Hyundai Ioniq sudah pernah dipasarkan, akan tetapi hanya untuk armada perusahaan atau fleet. Sedangkan sekarang masyarakat umum bisa membelinya.
“Mobil listrik jenis liftback ini sekarang ini siap melayani masyarakat umum,” ucapnya.
Sementara untuk kebutuhan pengisian baterainya, Hyundai Indonesia kedepannya akan membangun tempat pengisiannya di dealer resmi atau showroom Hyundai. Dan kemungkinan bulan Februari ini sudah bisa beroperasi.
Namun, PT HMI juga berharap agar pemerintah dapat menyediakan infrastruktur untuk mencharger daya mobil listrik. Sehingga nantinya pasar mobil listrik di Indonesia ini bisa semakin bergairah.
Mobil listrik Hyundai Ioniq yang merupakan termurah saat ini di Indonesia ini, sebelumnya melakukan kerjasama dengan perusahaan transportasi, Grab Indonesia, untuk taksi-nya.
Spek Hyundai Ioniq Electric
Mengutip dari Hyundai Motor Corporation, untuk baterai yang merupakan tenaga dari mobil listrik besutan Hyundai ini berkapasitas 38,3 kW, dengan voltase 319.4 V dan bertipe lithium-ion polymer.
Untuk jarak tempuhnya dengan keadaan baterai terisi penuh, berdasarkan NEDC (standar Eropa) maka mobil Ioniq Electric ini bisa maksimal menempuh 373 kilometer.
Sementara pengisian baterai di stasiun fast charging atau pengisian cepat, jika dalam waktu 45 menitan maka bisa sampai 80 %. Sedangkan stasiun fast charging 50 kW, butuh waktu 57 menit untuk mengisi sampai 80 %.
Di sektor kekuatannya, mobil listrik besutan Hyundai ini mempunyai tenaga maksimal sampai 16 Ps atau 100 kW, dengan torsi maksimum 295 Nm, dan kecepatan maksimal 165 kph. Semua tenaganya itu menggunakan transmisi tunggal reduction gear.
Hyundai Ioniq memang cocok untuk transportasi di daerah perkotaan. Pasalnya, mobil listrik ini memiliki lebar 1.820 mm, panjang 4.470 mm serta tingginya 1475 mm. Sedangkan ukuran wheelbase 2.700 mm. Sedangkan di bagian rodanya berukuran 205/60/R16.
Desain dan Fitur Hyundai Ioniq Electric
Selain dibekali dengan pengisian standar charger on-board kapasitas 7,2 kW, modil listrik ini juga dilengkapi dengan fitur canggih.
Untuk fitur keselamatan, terdapat tujuh airbags baik itu untuk pengemudi dan penumpangnya di depan serta belakang. Serta, tidak lupa bagian jendela, lutut, samping sampai tidak ketinggalan depan perut.
Hyundai Ioniq Electric pula mempunyai fitur canggih lainnya seperti, tire pressure monitoring system untuk mengetahui kondisi mobil dengan mudah, rear view monitor serta parking distance warning untuk memudahkan parkir mobil.
Baca juga: Hyundai Tucson Facelift 2020, Inilah Spesifikasi Andalannya
Sementara bagian dalam atau interior, mobil sedan listrik ini lumayan mewah. Itu terlihat dengan adanya smart key, push start button serta immobilizer.
Sedangkan di bagian pengemudi dilengkapi dengan Leather seat, heated dan ventilated front seat.
Selain itu, terdapat juga touchscreen dengan ukuran 7 inci HD berpanel TFT-LCD. untuk sistem audio-nya bisa berhubungan dengan Apple Car Play serta Android Autolink. Tak lupa dibekali juga USB, Bluetooth, iPod serta aux.
Mobil listrik murah Hyundai Ioniq mempunyai 3 varian, diantaranya Normal, Sport serta Eco. (Adi/R5/HR-Online)