Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Kabupaten Ciamis menempati peringkat ke 16 sebagai daerah paling rawan bencana, dari 500 lebih Kabupaten/Kota yang ada di Indonesia. Sementara di Jawa Barat, Ciamis masuk dalam peringkat 5 sebagai daerah yang paling rentan terjadi bencana.
Hal tersebut membuat Pemkab Ciamis harus meningkatkan kesiapsiagaan, menghadapi berbagai ancaman bencana alam yang kapan saja bisa terjadi memasuki musim penghujan ini.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana, Pemkab Ciamis melaksanakan Apel Siaga Bencana di Alun-alun Ciamis, Selasa (21/1/2020).
Apel siaga bencana tersebut dipimpin Bupati Ciamis Herdiat Sunarya. Dihadiri Kapolres Ciamis AKBP Bismo Teguh Prakoso, Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, unsur pimpinan Forkopimda Kabupaten Ciamis, anggota DPRD Kabupaten Ciamis, pejabat lingkup Pemda Ciamis, para Pejabat TNI/Polri, Satpol PP Ciamis, perwakilan ormas dan OKP, relawan Tagana dan lainnya.
Bupati Ciamis dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Ciamis memang rawan bencana alam seperti banjir, longsor, puting beliung dan pergerakan tanah.
“Memasuki musim hujan ini, Kabupaten Ciamis rawan bencana alam, saya harap masyarakat bisa mewaspadai ancaman bencana alam yang bisa kapan saja terjadi,” ujarnya.
Kata Herdiat, kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam harus ditingkatkan secara efektif. Maka, sudah sepatutnya gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan bencana di wilayah Kabupaten Ciamis.
“Namun bencana alam bukan hanya tanggungjawab pemerintah daerah, namun merupakan resiko semua pihak untuk sama-sama melakukan penanganan,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Ciamis didampingi Kapolres dan Dandim, melaksanakan peninjauan alat-alat perlengkapan penanganan bencana alam dari berbagai dinas instansi. (Jujang/R8/HR Online)