Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Bank Dunia atau World Bank dan Bank BTN Tasikmalaya, mengunjungi perumahan milik Garden Group di jalan Lingkar Selatan atau Oto Iskandardinata, Kelurahan Linggasari, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat Sabtu (11/1/2020).
Kunjungan perwakilan Bank Dunia ke perumahan Garden Center Asri tersebut, dilakukan dalam rangka memantau program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT), yang diluncurkan pemerintah pusat bekerjasama dengan Bank Dunia.
Seperti diketahui, dalam rangka membantu penyediaan perumahan bagi masyarakat penghasilan rendah (MPR), Bank Dunia memberikan bantuan pendanaan melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Sementara dananya dikucurkan lewat Kementerian Keuangan.
Menurut salah satu perwakilan Bank Dunia bidang Spesialis Lingkungan, Virza Sasmitawidjaja, kedatangan dirinya bersama tim ke perumahan Garden Group, untuk meninjaklanjuti program pemerintah Indonesia dengan Bank Dunia yakni program BP2BT.
Kata dia, perumahan yang berada di bawah naungan Garden Group Ciamis merupakan salah satu penerima program BP2BT.
“Kita kesini untuk melihat dan memastikan, apakah dana dari program BP2BT yang memang sudah diberikan ini di laksanakan dan diterapkan sesuai ketentuan yang ditetapkan atau tidak,” ujar Virza.
Pihaknya melakukan pemantauan dari berbagai aspek, mulai dari aspek teknis, lingkungan, sosial serta penerima program BP2BT nya, jangan sampai tidak tepat sasaran .
“Jangan sampai begini, ada orang yang sudah punya rumah, kemudian meminta surat dari Kelurahan tanda orang tidak mampu, lantas dapat rumah lagi, kan itu tidak sesuai peruntukannya. Bantuan BP2BT ini khusus bagi masyarakat yang benar-benar belum memiliki rumah, ” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan di perumahan milik Garden Group, semua aspek sudah terpenuhi baik secara teknis semua sudah standar yang ditentukan pemerintah.
“Hasil pantauan umum di Garnden Group cukup baik, sudah sesuai dengan yang ditetapkan Bank Dunia dan Kementrian PUPR,” kata Virza.
Di tempat yang sama, Deputy Branch Manager Kantor Cabang BTN Tasikmalaya, Apidin, mengatakan, kedatanganya ke perumahan Garden Group yakni untuk mendampingi Bank Dunia yang telah memberikan program BP2BT.
“Sebagai salah satu Bank yang ditunjuk, kita juga ingin pastikan apakah program BP2BT ini tepat sasaran atau tidak,” ungkapnya.
Menurutnya, saat ini program subsidi ini perumahan ada dua, yakni Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) yang dibiayai Bank Dunia.
Angin Segar untuk Developer
Sementara itu, salah satu direktur anak perusahaan Garden Group, Ciamis Tohirin, menyambut baik kedatangan Bank Dunia dan Bank BTN ke salah satu lokasi perumahan Garden Group penerima program BP2BT.
Kata dia, dengan diluncurkannya program BP2BT menjadi angin sengar bagi sejumlah developer. Pasalnya, pada kuartal 2019 sampai akhir tahun lalu, nyaris tidak ada subsidi dari pemerintah untuk perumahan di Ciamis. Tentu ini menjadi ini pukulan besar bagi para pengembang perumahan.
Menurutnya, akibat tidak ada subsidi, banyak pengembang yang terseleksi, ada yang gulung tikar, ada yang terseok-seok namun ada juga yang bertahan seperti PT Garden Group masih tetap bertahan.
“Bagi kami tentu program BP2BT ini menjadi angin segar, ketika tidak ada kuota subsidi dari pemerintah kita masih tetap bertahan, apalagi dengan munculnya program BP2BT, ini akan membuat developer bangkit kembali,” jelas Tohirin yang juga menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Ciamis itu.
Tohirin berharap program BP2BT bisa terealisasi bulan Januari ini dan tidak menunggu triwulan pertama.
“Kita juga berharap kuota yang diberikan bisa sebanyak-banyaknya. Garden Group siap mendukung dan menyongsong program BP2BT, karena program ini peruntukanya untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki rumah,” katanya. (Jujang/R8/HR Online)