Badai di Mars menjadi fenomena baru yang terjadi di luar angkasa. Badai ini memang sudah terjadi berulang kali di planet Mars.
Penelitian di luar angkasa kini dikejutkan dengan adanya badai di planet Mars. Memang bukan hal yang asing dan tidak jarang terjadi. Mengingat Bumi juga pernah mengalami badai. Meskipun dengan proses dan spesifikasi yang berbeda.
Terjadinya Badai di Mars
Diperkirakan badai yang terjadi di planet Mars adalah sebuah debu. Debu yang menjadi badai ini dikatakan sangat dahsyat.
Bahkan bisa berkali-kali lipat dari badai yang ada di Bumi. Badai ini memang bukan yang pertama kali di Mars. Namun kejadiannya tetap dahsyat dan menimbulkan fenomena yang cukup mengerikan. Hal ini terbukti dari kemunculan korban.
Korban tersebut adalah rover Opportunity milik Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA). Opportunity milik NASA yang diduga menjadi korban ternyata tidak kuat menghadapi terjangan badai.
Sehingga badai tersebut membuat Opportunity sudah tidak berfungsi lagi. Inilah yang menjadi salah satu bukti bahwa badai di planet tersebut sangat mengerikan.
Diperkirakan ketinggian badai ini mencapai 80 kilometer. Bisa dibayangkan ketinggian tersebut berdasarkan jarak tempat.
80 kilometer bukan ukuran yang pendek. Jika diibaratkan, maka ketinggian ini hampir sama dengan luas negara Nebraska.
Proses Terjadinya Badai
Sebenarnya para ilmuwan belum mengetahui secara pasti apa penyebab badai debu ini. Namun para ilmuwan juga mengungkapkan bahwa badai ini diakibatkan oleh temperatur yang tidak menentu di planet Mars.
Apalagi dengan adanya angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba. Hal ini juga yang diduga menjadi penyebab badai di Mars.
Namun hal ini masih belum diketahui secara pasti dan belum dijamin kejelasannya. Sehingga para ilmuwan masih meneliti secara fokus.
Badai memang bukan hal yang langka namun perlu diwaspadai. Apalagi jika badai yang terjadi cukup mengerikan sama seperti di Mars.
Keunikan Badai
Badai merupakan bencana yang bisa menimbulkan banyak kerugian. Bahkan bisa menimbulkan korban jiwa. Namun dibalik mengerikannya badai di planet Mars ternyata terdapat hal unik. Keunikan ini bisa dilihat dari fakta yang didapatkan oleh ilmuwan setelah melakukan penelitian.
Fakta pertama yang juga menjadi keunikan dari bada di Mars adalah dampak akhir. Setelah badai berhenti biasanya permukaan planet atau kawasan planet akan bersih tersapu badai.
Namun hal tersebut tidak berlaku untuk planet Mars. Pasalnya, permukaan planet Mars tidak langsung bersih begitu saja.
Terdapat debu hasil badai yang menggunung layaknya debu. Disebut menara karena debu ini memiliki ketinggian sekitar 56 kilometer.
Sangat tinggi untuk ukuran lapisan debu yang membentang luas. Bentangannya diperkirakan hampir sama dengan luas Amerika Serikat.
Jika dilihat secara normal maka hasil badai akan hilang dalam waktu beberapa hari. Namun pernyataan tersebut sangat berbeda dengan planet Mars.
Badai di Mars ini bisa bertahan lama bahkan berminggu-minggu. Lapisan menara debu ini akan tetap ada di permukaan dalam durasi tiga setengah minggu.
Badai yang diperkirakan sangat berbahaya ini termasuk dalam badai global. Badai global merupakan badai yang memang terjadi dalam kurun waktu tertentu.
Para ilmuwan menemukan keunikan lainnya yaitu tentang waktu kejadian badai. Diperkirakan kejadiannya memiliki kurun waktu sekali selama 3 tahun.
Cukup lama untuk bencana kategori badai. Seperti yang diketahui terkadang badai di Bumi terjadi karena musiman. Oleh karena itu, badai dikatakan unik sebab tidak lazim. Bahkan badai seperti ini tidak terjadi di planet Bumi.
Keunikan yang selanjutnya adalah badai ini dapat mengubah seluruh cuaca yang ada di planet Mars. Diperkirakan perubahan cuaca ini bisa bertahan hingga beberapa bulan ke depan.
Skala badai ini memang sangat besar bahkan bisa saja terus terjadi di planet Mars. Namun karena badainya terlalu pekat maka kondisi di Mars tidak bisa terlihat dengan jelas.
Penyebab badai yang masih menjadi pertanyaan ini masih diteliti lebih lanjut. Tidak hanya penyebabnya saja, tetapi juga dampak beserta keunikan yang terjadi dari badai ini.
Bagaimana bisa lapisan badai di Mars masih tertinggal hingga memuncak. Bahkan bertahan dalam durasi yang lama meskipun sudah terjadi perubahan cuaca. (R10/HR-Online)