Jumat, April 4, 2025
BerandaBerita Pangandaran13 Hektar Hutan Gundul di Pangandaran Akibat Pembalakan Liar

13 Hektar Hutan Gundul di Pangandaran Akibat Pembalakan Liar

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Pembalakan liar makin menjadi-jadi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Saat ini tercatat hutan gundul di Pangandaran seluas 13 hektar, kondisinya kritis lantaran pembalakan liar.

Untuk mengatasi hutan gundul akibat pembalakan liar tersebut, Pemkab Pangandaran telah melakukan upaya reboisasi hutan atau penanaman kembali hutan gundul.

“Kami sudah tanam kurang lebih 1000 pohon di lokasi hutan yang kritis,” ujar Jeje, Sabtu (18/1/2020).

Lokasi hutan yang direboisasi di Desa Selasari, Kecamatan Pairigi. Kawasan Desa Selasari memang daerah yang diutamakan untuk penanaman pohon yang melibatkan semua elemen masyarakat. Salah satunya termasuk Tim Jaga Leuweung.

“Itu bentuk komitmen kami dalam upaya melestarikan alam. Karena itu, mari jadikan hutan hijau kembali,” ajaknya.

Baca Juga: Polisi Ungkap Kasus Pembalakan Liar Hutan Lindung di Pangandaran, Perhutani Rugi Rp 1,2 Miliar

Jeje menambahkan, reboisasi atau penanaman kembali hutan gundul di Pangandaran akan dilaksanakan di seluruh desa yang memiliki hutan. Dalam hal ini, kata Jeje, Pemkab Pangandaran berusaha konsisten dalam melestarikan hutan.

“Ancaman bencana alam, seperti longsor atau banjir jadi momok menakutkan bagi kita. Ini merupakan dampak dari hutan gundul, itu yang harus kita sadari bersama,” paparnya.

Menurutnya, kerusakan hutan saat ini akibat orang-orang yang tidak bertangungjawab. Akibat ulah orang-orang yang menebang pohon secara sembarangan, dampaknya dirasakan oleh seluruh masyarakat,

“Perilakunya itu sangat merugikan, bukan hanya satu dua orang saja yang terdampak, tapi orang banyak. Harusnya (pembalak liar) sadar kalau perbuatannya itu sangat merugikan,” tegasnya.

Jeje juga berpesan agar pelaku pembalakan liar tidak hanya berpikir pendek demi keuntungan pribadi semata.

“Mungkin dia untung banyak dengan menebang pohon-pohon di hutan, tapi perlu disadari yang rugi banyak orang, dia juga bisa kena dampaknya,” pungkasnya. (Ceng2/R7/HR-Online)

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah Tuai Hujatan Pasca Akui Menyesal Ikut Ajang Pencarian Bakat

Nadin Amizah tuai hujatan pedas dari warganet. Ini merupakan buntut panjang pasca pengakuan Nadin yang menegaskan jika ia menyesal pernah ikut ajang pencarian bakat...
Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

Penampakan Kepadatan Arus Balik Lebaran di Jalur Selatan Garut Hari Ini

harapanrakyat.com,- Kepadatan arus balik lebaran di jalur selatan Garut, Jawa Barat, kembali terlihat pada Jumat (4/4/2025) pagi ini. Arus balik kendaraan dari arah Tasikmalaya,...
Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Aktor Senior Ray Sahetapy Meninggal Dunia Diusia 68 Tahun

Dunia hiburan tanah air kembali berduka, aktor senior Ray Sahetapy meninggal dunia pada usia 68 tahun. Artis Indonesia legendaris ini, menghembuskan nafas terakhirnya pada...
Pria Disabilitas Asal Grobogan

Pria Disabilitas Asal Grobogan Jadi Korban Curas di Sumedang, Polisi Buru Pelaku

harapanrakyat.com,- Seorang pria disabilitas asal Grobogan, Jawa Tengah, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Raya Sumedang-Subang. Tepatnya di Dusun Sela Awi, Desa...
Contraflow dan One Way

Jadwal Contraflow dan One Way Arus Balik Lebaran 2025

harapanrakyat.com,- Korlantas Polri menerapkan sistem contraflow dan one way guna mengantisipasi kepadatan kendaraan tujuan Jakarta pada arus balik Lebaran 2025. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit...
Layanan libur lebaran

Permudah Urus Dokumen Kependudukan, Disdukcapil Ciamis Buka Layanan saat Libur Lebaran, Catat Waktunya!

harapanrakyat.com,- Permudah masyarakat urus dokumen, Disdukcapil Ciamis menggelar pelayanan khusus di luar jam kerja. Acara ini berlangsung Kamis (3/4/2025) malam. Pelayanan di luar jam kerja...