Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Berdasarkan data nasional Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, bahwa penyakit jantung menjadi penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Bahkan, penyakit ini lebih mematikan dari kanker.
Supaya penyakit ini tidak sampai membahayakan nyawa, tindakan yang dilakukan adalah melakukan pemasangan ring atau stent. Ring tersebut dipasang untuk memastikan supaya pembuluh darah tetap terbuka, dan bisa memperkecil risiko serangan jantung.
Namun masalahnya adalah, biaya pemasang ring atau stent tersebut tidaklah murah. Terlebih jika pemakaian ring itu lebih dari satu, tentu membutuhkan biaya sampai ratusan juta rupiah.
Untuk memberikan kemudahan bagi pasien jantung koroner, Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Banjar, sudah membuka Cath Lab sebagai bentuk layanan unggulan dalam bidang Neuro Kardiovaskular.
Pelayanan Cath Lab di BLUD RSU Kota Banjar sendiri saat ini sudah sudah dipastikan terlindungi sepenuhnya oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Kepastian tersebut setelah dilakukannya penandantangan MoU atau kerjasama antara pihak RSU Kota Banjar dengan BPJS Kesehatan, untuk pelayanan Cath Lab.
Direktur RSU Kota Banjar drg. Eka Lina Liandari, M.MRS melalui Wakil Direktur Pelayanan RSU Kota Banjar Purkon. S.Kep, Ners, MM Kes, MH.Kes mengatakan, kerja sama itu untuk pelayanan pasien dengan pemegang kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari BPJS Kesehatan. Mereka akan mendapatkan pelayanan di RSUD Kota Banjar.
“Jadi bagi masyarakat Kota Banjar dan sekitarnya sudah tidak perlu ke Bandung lagi, untuk mendapatkan pelayanan tersebut,” kata Purkon kepada Koran HR di ruang kerjanya, Senin (2/12/2019).
Purkon mengungkapkan, bahwa BLUD RSU Kota Banjar merupakan satu-satu rumah sakit dan yang pertama di Priangan Timur, yang sudah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dalam pelayanan Cath Lab.
“Ini merupakan terobosan terbaru kami dengan mengembangkan layanan jantung koroner. Jadi, masyarakat pemegang kartu JKN KIS bisa merasakan fasilitas tanpa khawatir biaya,” ucapnya.
Purkon menuturkan, sebetulnya RSU Kota Banjar sudah melayani pelayanan konvensional. Tapi pelayan baru terkait angiografi dan pemasangan stent atau ring itu baru bisa dilayani peserta BPJS, setelah adanya MoU dengan BPJS Kesehatan.
Penandantangan MoU atau kerjasama dengan BPJS Kesehatan, dilaksanakan di Pendopo Kota Banjar, Rabu (20/11/2019), dengan disaksikan oleh Walikota dan Wakil Walikota Banjar.
“Sejak adanya MoU itu, maka setiap peserta BPJS yang masuk RSU Kota Banjar dan memerlukan pelayanan Cath Lab, angiografi maupun pemasangan stent bisa kita layani,” ucap Purkon.
Lebih lanjut Purkon mengatakan, dengan adanya pelayanan Cath Lab ini tentu RSUD Kota Banjar harus menyiapkan pelayanan HCU (High Care Unit) jantungnya. HCU ini adalah ruangan untuk pasien-pasien penyakit jantung yang memerlukan pemantauan atau observasi ketat, dengan menggunakan alat-alat monitor.
“Kami sudah menyiapkan lima ruangan HCU jantung. Selain itu, dua tempat atau ruangan recovery room dan ruang tindakan,” jelas Purkon.
Sementara dari sisi SDM, pihak RSU Kota Banjar sudah memiliki dokter spesialis jantung yang berpengalaman, dan memiliki kompetensi serta empat orang perawat yang sudah terlatih.
“Kateter jantung di BLUD RSU Kota Banjar sudah didukung dengan fasilitas yang mumpuni. Selain itu, dokter spesialis jantungnya juga sudah berpengalaman,” ujarnya.
Sedangkan untuk penanganan penyakit jantung koroner maka golden period (periode emas) sangat berarti, supaya bisa mengurangi angka kematian akibat penyakit jantung.
Untuk itu, supaya golden period bagi penderita penyakit jantung tidak hilang, RSU Kota Banjar membangun komplek Cardiac Center (pusat pelayanan jantung). Dari mulai angiografi, pemasangan sten, HCU jantung dan perawatan konvensional jantung satu komplek.
“Sengaja di tempatkan di atas UGD. Jadi, kalau di UGD ada kasus penyakit jantung maka kita cepat langsung ditangani,” pungkasnya. (Adi/R5/HR-Online)