Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita TerbaruKerangka Manusia Kerdil Berumur 5.000 Tahun Ditemukan di China

Kerangka Manusia Kerdil Berumur 5.000 Tahun Ditemukan di China

Kerangka manusia kerdil berhasil ditemukan arkeolog belum lama ini. Penemuan ini cukup mengagetkan. Pasalnya, temuan kerangka manusia ini memiliki bentuk yang tak biasa.

Bahkan dalam temuan ini, arkeolog menyebut bahwa manusia kerdil ini berbeda dengan manusia-manusia purba lainnya. Temuan kerangka ini pun termasuk penemuan langka yang mengundang rasa penasaran ilmuwan untuk menelitinya lebih mendalam.

Penemuan Kerangka Manusia Kerdil

Kerangka manusia yang viral ini ditemukan di China timur-tengah, tepatnya di situs pemakaman yang berdekatan dengan Sungai Kuning.

Kerangka ini ditemukan dalam kondisi dwarfisme yang langka. Dimana kondisi ini membuat mereka tak bisa tumbuh secara normal layaknya manusia purba lainnya.

Bahkan dwarfisme bisa membuat pertumbuhannya tak melebihi 147cm. Tak hanya kondisinya yang mengejutkan, akan tetapi juga sisa-sisa peninggalan yang bersama kerangkanya.

Diketahui bahwa kerangka manusia ini ditemukan bersama dengan sisa-sisa orang yang hidup sekitar 3300 dan 2900 SM. Dari perkiraan waktu tersebut, kemungkinan kerangka manusia kerdil ini hidup pada zaman Neolitik selama periode Yangshao.

Hal janggal juga terlihat dari posisi kerangkanya. Semua kerangka manusia yang ditemukan di situs ini dalam kondisi tangan ada di atas tubuhnya.

Namun berbeda dengan kerangka kerdil ini. Kondisi tangannya tampak terselip di bagian belakangnya. Disamping itu, tulang-tulang kerangkanya juga pendek dan lemah jika dibandingkan dengan sisa-sisa kerangka lainnya.

Kondisi aneh ini membuat ilmuwan keheranan, mengapa ada satu kerangka manusia dengan penampakan yang berbeda dalam satu temuan yang sama.

Baca Juga: Manusia Purba Lucy Sempat Viral, Peneliti: Tidak Lebih Pintar dari Kera

Disamping itu, para peneliti juga berpendapat bahwa individu yang berhasil ditemukan ini kemungkinan dulunya memerlukan dukungan dari anggota manusia purba lainnya untuk bisa bertahan hidup.

Diagnosa Kerangka Manusia Kerdil

Terkait penemuan tersebut, ilmuwan memiliki dugaan awal yang menyebut bahwa kerangka kerdil tersebut adalah kerangka manusia dewasa muda yang mengalami displasia tulang.

Kondisi ini juga dikenal dengan istilah dwarfisme, sebagaimana yang sudah sedikit disinggung di atas. Displasia kerangka ini jarang terjadi pada manusia modern.

Menurut laporan yang telah diterbitkan di International Journal of Paleopathology pada 13 Desember, kondisi ini hanya dialami sekitar 3,22 dari setiap 10 ribu kelahiran.

Gangguan perkembangan tulang seperti yang terlihat pada kerangka manusia kerdil ini ternyata tak hanya langka dalam sejarah manusia modern, akan tetapi juga catatan arkeologi.

Hingga saat ini saja hanya ada 40 kasus. Dari jumlah tersebut, sebagian besar kasus adalah bentuk kerdil yang biasa dikenal dengan istilah achondroplasia.

Kondisi ini membuat anggota tubuh tak bisa tumbuh secara proporsional sehingga lebih pendek dari kepala dan bahkan badannya.

Rekan penulis Siân Halcrow yang adalah arkeolog di Universitas Otago mengatakan bahwa kecacatan dan perbedaan yang ditemukan di masa lampau tak selalu mempunyai konotasi negatif, baik itu secara sosial ataupun budaya.

Lebih lanjut, ilmuwan dari Henan Provincial Institute of Cultural Relics and Archaeology yang merupakan penemu kerangka kerdil ini menyebutnya tak seperti achondroplasia.

Untuk diketahui, achondroplasia biasanya muncul karena mutasi genetik. Namun berbeda dengan kondisi kerangka manusia kerdil ini. Dimana kondisi ini muncul karena disfungsi tiroid dan kelenjar hipofisis.

Tim berteori menyebut kondisi ini sebagai hipopituitarisme dan hipotiroidisme onset anak, yang mana sangat berkaitan dengan kekurangan nutrisi penting, misalnya yodium.

Disamping itu, kondisi ini membuat kedua kelenjar tersebut mengarahkan fungsi hormon ke seluruh tubuh. Hal ini berdampak pada hilangnya fungsi jaringan dan organ tubuh sehingga gagal tubuh sebagaimana mestinya.

Bukan hanya menghambat pertumbuhan tulang, kondisi ini juga mengganggu perkembangan kognitif dan fungsi organ dalam, seperti paru-paru dan jantung.

Temuan Tengkorak Manusia Purba di Ethiopia

Selain kerangka manusia kerdil di China, tahun ini juga dihebohkan dengan temuan tengkorak manusia purba di Ethiopia. Hal janggal juga dirasakan dalam penemuan ini,

Dengan usia 3,8 juta tahun, para paleontologis menemukan tengkoraknya masih dalam kondisi utuh. Penemuan pada 29 Agustus 2019 ini pun dikenal dengan MRD.

Dimana MRD ini mengungkap wajah nenek moyang spesies manusia. Sebenarnya spesies anamensis sudah lama diketahui, namun temuannya baru berhasil terungkap tahun ini.

Penemuan kerangka manusia kerdil dan tengkorak manusia purba ini menambah deretan temuan masa lampau yang perlu dipelajari dan dijaga dengan baik. (R10/HR-Online)

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier Melamar Luna Maya, Cinta Bersemi di Bawah Bunga Sakura

Maxime Bouttier melamar Luna Maya belum lama ini. Kabar bahagia datang dari pasangan selebriti ternama Tanah Air. Maxime Bouttier resmi melamar kekasihnya, Luna Maya,...
Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

Idul Fitri, Disnaker Ciamis Kembali Buka Pelayanan Selasa 8 April 2025

harapanrakyat.com,- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Ciamis, Jawa Barat, memberlakukan penutupan operasional pelayanan. Baik itu pelayanan...
Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

Polres Ciamis Terapkan Rekayasa Lalu Lintas One Way Parsial di Simpang Tiga Sindangkasih

harapanrakyat.com,- Dalam rangka operasi ketupat Lodaya tahun 2025, Polres Ciamis, Jabar, berlakukan sistem one way parsial di Simpang Tiga Sindangkasih Kabupaten Ciamis, pada Jumat...
Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

Puncak Arus Balik, Jumlah Penumpang Bus di Terminal Garut Mulai Alami Peningkatan

harapanrakyat.com,- Lonjakan penumpang di terminal pemberangkatan bus Guntur Garut, Jawa Barat, mulai terlihat sejak Sabtu (5/4/2025) pagi. Hingga H plus 3. Petugas mencatat sudah...
Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Mengembalikan Chat Telegram yang Terhapus, Gunakan Fitur Undo

Telegram adalah salah satu aplikasi perpesanan instan yang populer dengan berbagai fitur canggih. Namun, terkadang pengguna mengalami masalah kehilangan chat secara tidak sengaja. Jika...
Warga di Kota Banjar Keluhkan Tanah Bekas Galian Pipa Pertamina, Minta Segera Diperbaiki

Warga di Kota Banjar Keluhkan Tanah Bekas Galian Pipa Pertamina, Minta Segera Diperbaiki

harapanrakyat.com,- Warga di Kota Banjar, Jawa Barat, mengeluhkan bekas galian pemasangan pipa Pertamina di wilayah Sukarame, Kelurahan Mekarsari tepatnya di Jalan Kapten Jamhur sebelum...