Ikan oarfish pertanda gempa bumi tak henti-hentinya jadi bahan perbincangan. Ikan ini sendiri biasanya hidup di laut dalam. Karena hal itu, saat ikan laut ini muncul ke permukaan, banyak yang menyebutnya sebagai peristiwa langka.
Ikan Oarfish Pertanda Gempa Bumi dan Penjelasannya
Di tahun 2019 silam pernah ada yang menyebutkan bahwa kemunculan ikan ini ke permukaan menjadi tanda akan ada musibah gempa bumi bahkan tsunami. Ikan ini memang pernah terlihat di perairan Kepulauan Selayar, wilayah Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Ikan Paling Berbahaya di Dunia, Waspada Jika Bertemu Langsung
Kabar tersebut juga viral di berbagai media sosial kala itu. Meski sudah mendapatkan penjelasan dari pihak ahli di bidangnya, namun hingga kini masih sering jadi perbincangan hangat.
Tak mengherankan karena jenis ikan tersebut juga muncul baru-baru ini. Lebih tepatnya di lepas pantai timur laut Taiwan pada 27 Juli 2023.
Belum surut obrolan mengenai kemunculan ikan oarfish pertanda gempa bumi ini, nyatanya pada 30 November 2023 juga kembali memperlihatkan penampakannya. Ikan ini juga muncul di Pantai Los Coquitos, Republik Dominika.
Kemunculan ikan ini membuat masyarakat resah karena di tahun 1942 silam pernah ada dugaan yang menyebut spesies ini memicu gempa bumi hingga tsunami di Haiti. Peristiwa tersebut pun menewaskan sekitar 5300 jiwa.
Lantas bagaimana pendapat ahli mengenai anggapan tersebut? Tak sedikit yang menilai bahwa kemunculan ikan ini memang bisa menandakan bencana. Namun di satu sisi juga ada yang meragukan pernyataan tersebut.
Penjelasan Ahli
Ada banyak ahli yang menjelaskan terkait peristiwa langka tersebut. Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut.
BMKG
Pihak BMKG pernah memberikan penjelasannya di tahun 2019 silam. Daryono yang berprofesi sebagai Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG kala itu menyebut bahwa kemunculan ikan oarfish tidak jadi pertanda gempa bumi.
Bahkan meski masyarakat Jepang sangat mempercayai bahwa kemunculan spesies ini menandakan gempa bumi dan tsunami berkekuatan besar, namun pihak BMKG tak sependapat dengan hal itu. Pihak BMKG menyebut bahwa masyarakat Jepang memakai data lama.
Hiroyuki Motomura
Ahli lainnya yang juga menyampaikan penjelasannya ialah Hiroyuki Motomura. Ia adalah Profesor Iktiologi Pengkajian Ikan Universitas Kagoshima Jepang. Walau termasuk masyarakat Jepang, ternyata ahli ini juga memiliki penjelasan yang sama dengan pihak BMKG tadi.
Baca Juga: Ikan Laut dalam Anglerfish, Predator Air Bertubuh Kecil
Ia menyebut bahwa spesies ini meninggalkan laut dalam karena mengikuti arus. Karena hal itu, kemunculan spesies ini di permukaan laut sama sekali tak berkaitan dengan bencana alam.
Rick Feeney
Ilmuwan ini menyebut bahwa kemunculan ikan oarfish bukan pertanda gempa bumi dan hanya kebetulan belaka. Menurutnya, bisa jadi kemunculannya hanya karena lapar ataupun mengalami disorientasi.
Teori Oseanografi
Penjelasan sejumlah ahli ini juga mendapatkan dukungan dari teori oseanografi. Teori ini menyebut bahwa keberadaan spesies tersebut tak ada kaitannya dengan bencana alam.
Biota laut bisa terangkat ke permukaan karena fenomena upwelling. Bahkan fenomena ini tak hanya bisa memperlihatkannya di permukaan, namun juga membawanya hingga ke pesisir.
Lantas sebenarnya apa itu fenomena upwelling? Fenomena ini memperlihatkan kondisi air laut yang suhunya rendah.
Selain itu, air laut juga memiliki massa jenis yang lebih besar dan bergerak dari arah dasar laut ke permukaan. Karena teori ini, tak sedikit penelitian yang mengungkapkan bahwa adanya spesies tersebut di permukaan ataupun pesisir bisa karena sakit.
Karakteristik Ikan Oarfish
Setelah mengetahui penjelasan ahli soal ikan oarfish pertanda gempa bumi, Anda tentu penasaran dengan seperti apa penampakannya bukan? Adapun cirinya, oarfish sebenarnya hewan bertulang yang ukurannya panjang, bahkan bisa sampai 17 meter.
Tubuhnya juga ramping dan memiliki sirip dada panjang. Karena karakteristik tersebut, spesies ini mirip dengan dayung.
Masih seputar ciri-cirinya, spesies ini juga memiliki warna keperakan. Berbeda dengan jenis lainnya, spesies ini juga tidak bersisik.
Baca Juga: Larva Ikan Mola Alexandrini, Larva Super Kecil dari Seekor Ikan Raksasa
Untuk makanan, oarfish termasuk hewan predator. Spesies ini memakan ikan yang berukuran lebih kecil, cumi-cumi, dan sejumlah hewan laut lainnya.
Kini Anda sudah tahu bahwa ikan oarfish pertanda gempa bumi tidaklah benar. Nyatanya ada banyak alasan sebagaimana penjelasan ahli yang mengungkap penyebab kemunculan hewan laut dalam tersebut. Untuk itu, Anda tidak perlu khawatir dengan isu bencana alam yang ada. (R10/HR-Online)