Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),– Kawasan obyek wisata Pantai Karapyak Pangandaran memang memiliki catatan tersendiri bagi wisatawan.
Di objek wisata yang berada di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran tersebut, wisawatan akan disuguhi hamparan karang yang membentang sejauh kurang lebih 2 kilo meter.
Selain itu, pengunjung juga bisa menikmati pemandangan biota laut di Pantai Karapyak saat air laut surut.
Baca Juga: Nikmati Liburan di Pantai Karapyak Pangandaran Sambil Kuliner di Resto Valley
Namun, di salah satu pantai yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ini wisatawan yang berkunjung tidak bisa berenang.
Hal itu lantaran batu karangnya cukup keras dan tajam, sehingga bisa membahayakan wisawatan jika nekad berenang.
Rahman Hidayat, Kades Bagolo, mengatakan, pihaknya sudah menginstruksikan aparat desa agar memberi edukasi pada pengunjung untuk tidak berenang di kawasan Pantai Karapyak.
“Aparat desa nantinya jika pengunjung ramai kami tugaskan untuk memberikan arahan serta himbauan kepada wisatawan agar tak berenang, mengingat karangnya keras. Ini dilakukan semata-mata demi keselamatan para pengunjung,” kata Rahman kepada HR Online, Rabu (18/12/2019).
Rahman menjelaskan, pesona Pantai Karapyak bisa dinikmati dari 99 persen hamparan karang. Menurut Rahman, wisatawan bisa mendapatkan edukasi seputar biota laut di Pantai Karapyak.
“Keindahan biota laut di Pantai Karapyak ini bisa dinikmati saat air laut benar-benar surut, saat itu baru wisawatan bisa belajar seputar biota laut,” katanya.
Sementara itu, akses menuju ke Pantai Karapyak saat ini mudah dijangkau seiring infrastuktur jalan menuju lokasi yang sudah diaspal.
“Dari jalan utama hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit,” pungkas Rahman. (Entang/R7/HR-Online)