Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebanyak empat puluh wanita di Desa Sukajadi, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengikuti kegiatan pelatihan kewirausahaan. Pelatihan kewirausahaan terhadap 40 wanita yang merupakan mantan TK (Tenaga Kerja Wanita) itu, diadakan oleh Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Ciamis, yang dilaksanakan di Desa Sukajadi.
Pantauan HR Online di lapangan, dari 40 perempuan mantan TKW yang bekerja di luar negeri ini, mendapatkan pelatihan menjahit dan produksi makanan ringan.
Baca juga: Disnaker Ciamis Imbau Calon TKI Tempuh Prosedur
Pelatihan tersebut merupakan pembekalan dalam membentuk wirausaha baru tenaga kerja mandiri, dalam program Pengembangan dan Perluasan Kesempatan Kerja (PPKK) Kabupaten Ciamis tahun 2019.
Petugas Disnakertrans Kabupaten Ciamis, Puad Ramadhan Kepada HR Online, Rabu (18/12/2019) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program kewirausahaan, yang sasarannya adalah mantan TKW yang sudah tidak kembali berangkat ke luar negeri.
“Dalam kegiatan ini kita memberikan pelatihan kepada mereka, seperti halnya kursus menjahit dan pembuatan keripik dan sale pisang,” katanya.
Puad menambahkan, untuk peralatannya seperti alat mesin jahit disediakan oleh pihaknya. Kemudian alat tersebut akan langsung diberikan kepada kelompok untuk di kembangkan kedepannya.
Baca juga: Kantung TKI Terbesar di Ciamis Berada di Wilayah Ini
“Untuk kegiatan pelatihan kewirausahaan ini sudah berjalan tiga hari, sejak Senin (16/12/2019) sampai Rabu (18/12/2019) hari terakhirnya” ucapnya.
Kepala Desa Sukajadi, Haiz Azka mengatakan, semua peserta yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut merupakan mantan dan keluarga TKW.
“Dari 40 orang ini kita bagi dua. 20 orang mengikuti kursus menjahit, dan yang dua puluhnya lagi kursus pembuatan kripik serta sale pisang,” tuturnya.
Desa Sukajadi ini, Kata Azka, merupakan salah satu desa yang mana warganya banyak bekerja di luar negeri.
“Untuk saat ini warga di Desa Sukajadi masih banyak yang pergi bekerja ke luar negeri,” katanya.
Berdasarkan catatan Desa Sukajadi, selama ini ada 99 mantan TKW yang sudah purna (tidak lagi berangkat), dan masih ada 40 orang yang bekerja di luar negeri.
“Mudah-mudahan saja dengan adanya kegiatan pelatihan kewirausahaan seperti saat ini, para purna TKW ini bisa kembali melakukan aktivitas bekerja sebagai penopang ekonomi keluarga,” pungkasnya. (Suherman/R5/HR-Online)