Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Dampak musim kemarau yang berkepanjangan pada tahun 2019, membuat warga Desa Selacai, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, sulit mendapatkan air. Namun, dalam memenuhi kebutuhan air untuk mandi dan mencuci pakaian, Sungai Cimuntur Ciamis jadi alternatif warga.
Andri, warga Selacai, mengatakan, setiap musim kemarau Sungai Cimuntur yang berada di wilayah Desa Selacai jadi alternatif untuk mandi dan mencuci pakaian.
“Walau kemarau panjang, seperti tahun sekarang air Sungai Cimuntur ini tak pernah surut, airnya juga tetap bersih,” ujar Andri, Selasa (12/11/2019).
Meski begitu, warga hanya memanfaatkan hanya untuk mandi dan mencuci pakaian. Sementara untuk keperluan air minum, warga berusaha mencarinya dari air sumur yang belum kering.
Saeful, warga lainnya mengatakan, air sumur yang ada di rumah warga pada umumnya hanya cukup digunakan untuk kebutuhan konsumsi.
“Air sumur hanya cukup buat memasak. Untuk kebutuhan mandi maupun mencuci, y banyak yang memanfaatkan air dari sungai,” kata Saeful.
Selain untuk pemenuhan kebutuhan mandi dan mencuci air, sungai Cimuntur juga dimanfaatkan untuk mengairi kolam dan menyiram tanaman.
Walau begitu, Arifin, warga lainnya mengatakan, meski sungai Cimuntur jadi alternatif untuk mandi dan mencuci, namun tidak semua orang bisa mandi maupun mencuci seenaknya.
“Apalai kalau anak anak. Sebab, sekalipun musim kemarau, air sungai masih cukup dalam,” ucap Arifin.
Selama ini, lanjut Arifin, yang sering memanfaatkan Sungai Cimuntur Ciamis untuk mandi saat musim kemarau adalah anak-anak muda.
Arifin mengimbau agar para pengguna tetap waspada dan berhati-hati. “Alhamdulilah sekalipun belum turun hujan, untuk pemenuhan kebutuhan mandi dan mencuci pakaian bisa di Sungai Cimuntur,” katanya. (Edji/R7/HR-Online)