Badan Penyelenggara Jaminan Sosial/ BPJS Kesehatan Cabang Kota Banjar meminta manajemen Rumah Sakit Umum Daerah/ RSUD Ciamis menggunakan metode Supply Chain Financing (SCF) atau mengajukan pinjaman kepada pihak perbankan.
Upaya tersebut sebagai salah satu solusi bagi RSUD Ciamis untuk mengatasi persoalan keuangan akibat klaim pendanaan dari BPJS Kesehatan yang saat ini masih terkendala alias macet.
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kota Banjar, Jayadi tidak menyangkal, pihaknya memiliki tunggakan pembayaran kepada pihak RSUD Ciamis.
Meski begitu, Jayadi mengaku, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan manajemen RSUD Ciamis terkait hal itu. Menurut Jayadi, pihaknya juga memberikan saran kepada pihak manajemen RSUD untuk mengajukan pinjaman ke perbankan.
“Pinjaman ini untuk mengatasi masalah keuangan di RSUD Ciamis. Manajemen RSUD tidak perlu khawatir, BPJS Kesehatan pasti akan menyelesaikan kewajiban, termasuk menanggung bunga pinjaman dari perbankan,” katanya.
Jayadi mengakui bahwa persoalan keuangan yang RSUD Ciamis alami bisa mengganggu kinerja sumber daya manusia (SDM). Serta pemenuhan kebutuhan lain dalam lingkungan rumah sakit. Agar persoalan itu tidak berlarut-larut, manajemen disarankan mengajukan pinjaman ke perbankan.
Menurut Jayadi, dari fasilitas kesehatan yang ada di wilayah kerja BPJS Cabang Kota Banjar, hanya RSUD Ciamis yang belum menggunakan SCF. Namun setelah komunikasi dan kordinasi, akhirnya manajemen RSUD Ciamis akan mengajukan pinjaman ke perbankan.
“Sedang kita proses (SCF). Minggu depan, mudah-mudahan sudah selesai,” tandasnya. (Deni/R4/HR-Online)