Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita TerbaruRabun Jauh Pada Anak, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Rabun Jauh Pada Anak, Penyebab dan Cara Mengobatinya

Rabun jauh pada anak merupakan gangguan penglihatan dimana mata tidak mampu melihat obyek jauh dengan jelas. Gangguan yang disebut mata minus ini memang banyak dialami anak-anak dan orang berusia muda.

Rabun jauh (miopia) berkebalikan dengan rabun dekat (hiperopia) dimana mata kesulitan melihat obyek yang dekat. Mata plus ini lebih sering dialami orang berusia lanjut yang biasanya diatasi dengan kacamata plus.

Rabun jauh terjadi akibat bayangan optik obyek jatuh tidak tepat pada retina sehingga objek terlihat buram. Gangguan ini sering menyebabkan anak kesulitan melihat tulisan guru di papan tulis karena jaraknya terlalu jauh.

Penyebab Rabun Jauh Pada Anak

Rabun jauh atau mata minus ini lebih sering disebabkan pengaruh lingkungan dan kebiasaan atau perilaku yang kurang baik yang dilakukan anak. Berikut ini sejumlah kebiasaan yang menjadi penyebab rabun jauh

  • Menonton TV atau Layar Gawai dari Dekat

Makin murahnya harga smartphone membuat banyak orang tua yang mudah memberikan gadget kepada anak. Mereka pun sering sekali menonton youtube atau streaming di smartphone dari jarak yang dekat.

Begitu juga dengan kebiasaan menonton TV atau monitor komputer dan laptop dari jarak dekat juga dapat menyebabkan rabun jauh pada anak. Kebiasaan ini akan membuat retina mata anak terganggu atau rusak.

  • Kurangnya Asupan Zat Karoten

Asupan makanan yang bernutrisi juga berpengaruh terjadap kesehatan mata. Selain vitamin A, mata juga sangat membutuhkan zat karoten yang banyak terdapat dalam tomat, bayam, wortel, dan sayuran berwarna lainnya.

Zat karoten juga banyak terdapat dalam buah pepaya, pisang, apel, dan buah naga. Kurangnya asupan zat karoten maupun vitamin bisa menyebabklan anak mengalami rabun jauh.

  • Terbiasa Tidur dalam Ruangan Terang

Kebiasaan tidur dalam ruangan yang terang juga meningkatkan risiko rabun jauh pada anak. Hasil penelitian terhadap bayi berumur kurang dari 2 tahun yang terbiasa tidur dalam kamar terang mengalami rabun jauh pada masa kanak-kanak.

Cara Mengobati Mata Minus pada Anak Kecil

Untuk cara mengobati mata minus pada anak kecil ada sejumlah langkah yang bisa dilakukan. Berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan.

  • Mengenakan Kacamata atau Lensa Kontak

Kacamata ataupun lensa kontak minus merupakan cara instan mengatasi kesulitan anak melihat obyek jauh. Dengan kacamata minus maka bayangan optik akan jatuh tepat pada retina.

Namun jika memilih menggunakan lensa kontak untuk anak sebaiknya diperhatikan pemeliharaannya. Hal ini penting agar tidak kotor yang malah akan bisa merusak mata dan memperparah kondisi rabun jauh pada anak.

  • Hindari Kebiasaan Buruk

Mengubah kebiasaan buruk yang memicu atau penyebab rabun mata merupakan cara terbaik agar tidak makin buruk. Menonton TV atau menatap monitor laptop jangan terlalu dekat. Begitupun bermain gawai juga mesti diperhatikan.

  • Menambah Nutrisi Makanan Mata

Untuk menekan agar kondisi rabun jauh pada anak tidak semakin parah, anda perlu memberikan asupan makanan yang kaya vitamin A dan zat karoten. Seperti telah disebutkan dimuka, buah dan sayuran berwarna umumnya kaya nutrisi itu.

  • Dengan Operasi Laser

Alternatif lain cara mengobati mata minus pada anak kecil adalah dengan melakukan operasi laser. Cara ini terbilang efektif karena tingkat keberhasilan sembuhnya bisa mencapai 90 persen.

Dalam operasi laser biasanya menggunakan jenis laser photorefractive keratomileusis (PRK), laser in situ keratomileusis (LASIK), ataupun laser epithelial keratomileusis (LASEK). Namun biayanya amatlah mahal.

Demikianlah beberapa penyebab maupun penanganan rabun jauh pada anak yang semoga bermanfaat. Selain dengan beberapa langklah di atas, anda juga perlu sering memeriksakan mata anak secara rutin agar tidak makin parah. (R9/HR-Online)

Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...
Pemudik di Stasiun Kota Banjar

Arus Balik Pemudik di Stasiun Kota Banjar Meningkat, Tiket Hingga H+7 Lebaran Ludes Terjual

harapanrakyat.com,- Memasuki H+3 lebaran Idul Fitri 1446 H situasi arus balik pemudik pengguna layanan kereta api Stasiun Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (3/3/2025). Tiket...
Pengunjung pantai di Cikalong Tasikmalaya

Pengunjung Pantai di Cikalong Tasikmalaya Membludak, Petugas Perketat Keamanan

Harapanrakyat.com - Pada masa libur Lebaran 1446 Hijriah, pengunjung pantai di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, membludak, Kamis (3/4/2024). Lonjakan pengunjung ini mendorong...
Pemancing Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cipalu Tasikmalaya

Pemancing Hanyut Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Seorang pemancing hanyut terbawa arus di Sungai Cipalu, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) petang. Korban bernama Ratim (42)...