Berita Ciamis (harapanrakyat.com).- Badan Pengelola Latihan (BPL) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ciamis periode 2019-2020, melaksanakan kegiatan Senior Course (SC) tingkat Nasional dari tanggal 28 Oktober sampai 2 November 2019.
Pembukaan kegiatan yang mengangkat tema “Mencetak Instruktur melalui Paradigma Profetik untuk menjadi Role Model bagi Kader HMI” itu dilaksanakan di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ciamis, Senin (28/10/2018).
Setelah melaksanakan aktifitas forum training Senior Course (SC) tersebut, para peserta diajak mengunjungi salah satu tempat wisata di Kabupaten Ciamis yaitu Wana Wisata Mandiri Sayang Kaak Sabtu (2/11/2019).
Peserta yang berjumlah 21 orang berasal dari beberapa daerah, diantaranya Tasikmalaya, Garut, Kabupaten Bandung, Kuningan, Jambi, Purwekerto, Semarang, Yogyakarta, Tulungagung, Ponorogo, Samarinda, Bima, Goa Raya, dan Sorong.
Ketua Umum HMI Cabang Ciamis, Hernawan, menyebut, pihaknya sengaja membawa para peserta Senior Course (SC) ke wisata Mandiri Sayang Kaak, dalam upaya mengenalkan salah satu tempat wisata yang ada di Ciamis.
“Mandiri Sayang Kaak ini merupakan tempat wisata yang dikelola oleh oleh BUMDesa Handapherang, sehingga diharapkan bisa menambah wawasan mahasiswa tentang kepariwisataan,” ungkapnya.
Menurut Hernawan, kader HMI harus mampu dan bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada di desanya masing-masing, agar terwujud masyarakat adil makmur yang diridloi Allah SWT.
“Mudah-mudahan dengan dibawanya peserta ke Wana Wisata Mandiri Sayang Kaak ini para peserta bisa mengexplore potensi yang bisa dikelola oleh BUMDesa di desanya masing-masing,” ujarnya.
Sementara itu Ketua Pengelola Wana Wisata Mandiri Sayang Kaak, Taufan Nugraha mengatakan, wisata sayang kaak mulai di buka untuk masyarakat umum sejak bulan April 2017, dan sampai sekarang terus berkembang dengan orientasi untuk memberikan kepuasan kepada pengunjung.
Kepada para peserta training SC BPL HMI Cabang Ciamis, Taufan menyampaikan, butuh waktu yang lama untuk bisa menciptakan tempat wisata yang benar-benar dapat diterima dan diminati oleh masyarakat luas.
“Butuh keseriusan dan komitmen yang berkelanjutan hingga menjadi tempat yang bisa minati dan dikenal oleh masyarakat Ciamis khususnya dan masyarakat dari luar Ciamis pada umumnya,” jelasnya.
Pihaknya pun mengucapkan terima kasih atas kunjungan peserta SC BPL HMI Cabang Ciamis ke wisata mandiri sayang kaak.
“Semoga dapat menginspirasi serta menambah motivasi untuk mengembangkan potensi wisata di daerahnya masing-masing,” tandasnya.(Jujang/R8/HR Online)