Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Ulah dua ekor monyet sumbing di Astana Gede Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat meresahkan pengunjung.
Pasalnya, monyet-monyet itu kerap meneror pengunjung situs budaya dan sejarah Kerajaan Galuh tersebut. Salah satunya dengan merusak spion motor pengunjung yang terparkir di depan Situs.
Untuk mencegah monyet sumbing melancarkan aksinya, spion motor pengunjung pun ditutupi dengan kantong keresek.
Riska (36), salah seorang penjaga sekaligus penjual karcis di Situs Astana Gede Kawali, menuturkan, dua ekor monyet tersebut terbilang galak dan liar.
“Monyetnya itu selain suka mengejar ngejar pengunjung, satu diantaranya yang berbibir sumbing suka merusak dan mengambil kaca spion kendaraan bermotor yang sedang parkir di sini,” ujar Riska kepada HR Online, Kamis (14/11/2019).
Kata dia, pengunjung disarankan untuk menutup kaca spion kendaraannya dengan kantong keresek atau kaos tangan. “Biar monyetnya gak bisa nyuri spion,” katanya.
Sementara Enceng, warga sekitar mengatakan, monyet yang berada di Situs Astana Gede bukan hanya galak dan liar. Selain mengambil kaca spion motor, monyet juga sering mencuri makanan dari warung-warung dan menggasak tanaman milik warga.
“Tapi ya itu nggak ada yang berani mengganggu keberadaan monyet-monyet ini, ya dibiarkan saja,” kata Enceng.
Endang, salah seorang peziarah membenarkan, monyet yang berada di Astana Gede kerap mengambil kaca spion motor pengunjung.
“Pernah ketika sedang khusu’ berdoa, tiba-tiba saja dari atas pohon, spion jatuh hingga menimpa kepala,” terangnya.
Endang menambahkan, hal itu terjadi diduga karena monyet di Situs Astana Gede Kawali kekurangan makanan.
“Monyetnya itu yang galak selain ukurannya besar juga bibirnya sumbing,” tandasnya. (Edji/R7/HR-Online)