Rasanya yang nikmat dan manfaat buah durian yang begitu banyak membuatnya disukai banyak orang. Namun tak sedikit juga orang yang membenci buah ini karena baunya. Namun, terlepas dari semua itu, benarkah buah durian ini ampuh meningkatkan gairah suami istri?
Seperti halnya jengkol atau pete, durian juga dikenal sebagai buah kontroversial. Hal ini karena baunya yang cukup menyengat. Bahkan tak sedikit orang Barat yang menjauhi buah berduri tajam ini.
Kontroversial buah ini juga karena adanya anggapan bahwa makan durian justru bisa menyebabkan lemah syahwat dan impotensi. Sedangkan anggapan lainnya justru sebaliknya, yaitu malah menambah gairah.
Baunya yang menyengat dari buah ini kabarnya tak mudah hilang. Malah ada yang mengatakan bahwa menggosok gigi ataupun berkumur dengan cairan antiseptik sekalipun tidak menghilangkan bau mulutnya.
Manfaat Buah Durian untuk Kesehatan Tubuh
Dibalik baunya yang menyengat dan kontroversialnya, manfaat buah durian untuk kesehatan ternyata sangat besar. Hal ini karena buah musiman yang lezat ini kaya dengan kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh.
Kandungan gizi terbesar dalam buah durian adalah kalorinya yang mencapai 124 kkal dalam takaran 100 gram. Begitu juga kandungan karbohidratnya sebanyak 28,3 gram dan proteinnya yang mencapai 2,5 gram.
Buah ini juga kaya serat sebanyak 1,4 gram dan lemak (baik) 2,5 gram. Kandungan vitamin C durian juga tinggi. Karena itulah durian sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh dan mencegah penyakit.
Dengan berbagai nutrisinya tersebut, manfaat buah durian untuk kesehatan juga cukup banyak. Diantaranya dapat melancarkan pencernaan, menyembuhkan insomnia, menurunkan kadar gula darah, mengontrol tekanan darah, dan menangkal penyakit kardiovaskular.
Durian juga merupakan sumber energi sekaligus anti-depresi alami. Buah ini ampuh dalam meningkatkan kesehatan tulang dan gigi, mengatasi anemia, anti penuaan dini dan meningkatkan nafsu makan.
Sifat panas buah ini justru memberikan manfaat buah durian yang baik untuk meningkatkan gairah seksual. Menurut pakar seksologi Dr Boyke, makan durian secukupnya mampu merangsang organ seks dan memperlama waktu ereksi.
Khasiat dan faedah ini mirip dengan manfaat alkohol, meski kandungan panas buah durian bukanlah dari unsur alkohol. Karena itu tak benar jika mengkonsumsi buah duren malah menyebabkan impotensi atau lemah syahwat.
Bahaya Durian dan Cara Menekan Efek Buruk
Setiap buah atau tanaman memiliki antitesanya masing-masing yang merupakan anugrah Tuhan. Begitu juga dengan manfaat buah durian tentu ada efeknya. Namun ada cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir efek buruknya.
Ada sejumlah efek buruk buah durian terutama jika mengonsumsi dalam jumlah yang banyak. Diantaranya perut terasa panas, kepala menjadi pusing, mabuk, hingga bau mulutnya yang sangat menyengat.
Kadar gula buah durian juga cukup tinggi. Karena itu buah ini harus dihindari penderita diabetes. Ibu hamil pun disarankan untuk tidak makan buah ini karena dikhawatirkan akan berdampak pada janin yang dikandungnya.
Kulit Durian Dapat Netralisir Efek Buah
Di balik manfaat buah durian yang baik untuk kesehatan memang terdapat efek sampingnya apabila dikonsumsi oleh orang yang resisten atau mengkonsumsinya terlalu banyak.
Namun anda tidak perlu khawatir. Untuk mengatasi efek samping tersebut seperti rasa panas dalam perut usai makan durian ataupun efek kepala pusing atau mabuk bisa diatasi dengan minum air yang dicampur atau dituang dalam kulit buah durian bagian dalam.
Kulit yang melindungi buahnya dan berwarna putih ini kabarnya mengandung zat yang berkhasiat dalam menetralisir panas buah duren. Cara ini juga ampuh menangkal bahaya durian lainnya. Termasuk mengurangi bau menyengat dari mulut.
Makan secara berlebihan memang tidak baik. Begitu pun dalam menikmati buah yang lezat ini. Sebaiknya jangan terlalu banyak.
Mengkonsumsi buah durian secukupnya merupakan ungkapan syukur terhadap anugerah kenikmatan yang diberikan Allah untuk umatnya. Selain menikmati kelezatannya, juga agar mendapatkan manfaat buah durian untuk kesehatan tubuh. (R9/HR-Online)