Berita Pangandaran, (harapanraakyat.com),– Malam towong Pilkades Pangandaran, pasukan Brimob dari Polres Ciamis disiapkan untuk berjaga-jaga jika ada situasi yang tak diharapkan di setiap TPS, Jum’at (29/11/2019).
Pilkades serentak di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, memang tinggal menghitung jam. Malam ini, Jum’at (29/11/2019) merupakan malam towong atau malam sebelum hari H pelaksanaan Pilkada.
Seperti halnya pemilihan-pemilihan lainnya, baik Pilkada, Pilres, Pemilu maupun Pilkades, malam towong rawan terjadi konflik. Hal ini lantaran pada malam towong seringkali ditemukan kontestan Pilkades yang memanfaatkannya untuk money politic di detik-detik akhir.
Yanto, Sekdes Desa Cibuluh, mengatakan semua perangkat Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, termasuk panitia dan pihak kepolisian juga TNI berjaga di setiap TPS pada malam towong Pilkades Pangandaran.
“Bukan hanya di Desa Cibuluh saja, namun di semua desa yang akan menggelar Pilkades esok hari pada malam towong ini semua berjaga di TPS,” kata Yanto.
Di Desa Cibuluh sendiri, kata Yanto, personil gabungan yang diterjunkan terdiri dari 9 anggota Brimob, 4 orang anggota kepolisian dari Polsek Kalipucang dan 3 orang anggota TNI.
“Kalau di desa lain, saya kurang tahu, tapi kalau di Desa Cibuluh ada petugas dari Brimob 9 orang, 4 orang polisi dari Polsek Kalipucang dan 3 orang TNI,” terang Yanto.
Sementara itu, Sekretaris Camat Padaherang, Nandang, mengatakan, pihak Muspika, TNI dan Kepolisian sudah sejak hari Rabu berkeliling desa-desa yang akan menggelar Pilkades.
“Selain ke desanya kami juga mengunjungi rumah para calon Kades, sambil menyampaikan arahan untuk selalu berfikir positif dan untuk berjiwa satria di perhelatan Pilkades nanti,” kata Nandang.
Sementara itu, pihak Muspika juga sudah membagi tugas untuk memantau desa-desa yang menggelar Pilkades.
“Insya Allah optimis, Pilkades di Padaherang berjalan lancar, aman dan kondusif,” pungkasnya. (Entang /R7/HR-Online)