Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),– Sepanjang musim kemarau yang terjadi pada tahun 2019, permintaan air galon isi ulang meningkat.
Salah satunya permintaan air galon isi ulang di Depot Air Minum Tirta Barokah. Depot air minum yang berada di Desa Ciakar, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, tersebut banjir orderan sejak kemarau panjang melanda tahun ini.
Ace, pemilik Depot Air Minum Tirta Barokah, mengatakan, selama musim kemarau permintaan air gallon isi ulang meningkat tidak seperti musim penghujan.
“Banyaknya permintaan mungkin disebabkan oleh dampak sulitnya mendapatkan air bersih. Sebab, selama musim kemarau PAM milik desa tidak produktif,” ujar Ace kepada HR Online, Minggu (24/11/2019).
Menurut Ace, selama musim kemarau, Depot Air Minum miliknya bisa menjual 70 sampai 100 air galon isi ulang dalam satu saja.
“Alhamdulillah dari yang biasanya paling habis 40 galon, selama musim kemarau jadi meningkat. Dalam satu hari bisa terjual sampai 70 bahkan 100 galon,” ungkapnya.
Meski tidak mau menyebutkan keuntungan yang didapat, Ace mengaku omzet perbulannya naik secara signifikan.
Lanjut Ace, selain dampak dari sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan memasak, kemajuan Zaman telah banyak yang merubah cara berpikir masyarakat. Masyarakat yang biasanya memasak sendiri, saat ini banyak yang memilih instan dengan cara membeli air galon isi ulang.
“Mereka ini maunya lebih praktis. Selain pesanan langsung diantar ke rumah, harga jualnya pun murah, saya menjualnya hanya Rp 5 ribu per galon,” kata Ace.
Ace menambahkan, saking banyaknya permintaan air galon isi ulang, dirinya terkadang harus bekerja hingga larut malam.
“Walau kerja sampai malam, tapi Alhamdulillah hasilnya meningkat, jadi rasa lelah juga terobati,” pungkas Ace. (Edji/R7/HR-Online)