Fujifilm X-Pro3 kini telah diboyong ke Indonesia. Teknologi ini hadir dengan berbagai kelebihan.
Tidak ingin kalah dari Canon, Fujifilm juga menyematkan beberapa fitur canggih. Kamera ini diboyong ke Indonesia sebagai pesaing Canon.
Banyak pertanyaan yang terlontar dari kalangan fotografer. Mulai dari kelebihan dan juga fitur yang disematkan.
Fujifilm X-Pro3 Resmi Diboyong Ke Indonesia
Setelah Canon hadir dengan produk terbarunya, kini giliran Fujifilm. Tidak sedikit orang yang menanti kehadiran produk ini.
Sebelumnya, Fujifilm telah merilis dua produk terdahulunya. Produk tersebut adalah X-Pro1 dan X-Pro2.
Perlu anda ketahui bahwa kedua produk tersebut memiliki kualitas unggul. Tidak heran jika banyak orang yang menunggu kehadiran Fujifilm X-Pro3.
Hal pertama yang ditawarkan oleh Fujifilm adalah segi desain. Desain bodi X-Pro3 ini diklaim lebih tahan lama.
Mengapa? Karena bodi X-Pro3 menggunakan sejenis titanium. Titanium tersebut digunakan pada bagian eksterior.
Fujifilm X-Pro terbaru ini terlihat sangat premiun. Hal ini dikarenakan adanya penambahan teknologi permukaan Duratect.
Teknologi tersebut memiliki fungsi terkait dengan desain bodi kamera. Khususnya untuk memberikan ketangguhan ekstra dan tampilan kamera.
Tidak hanya Canon yang dibekali dengan fitur canggih, tetapi Fujifilm juga dilengkapi dengan fitur tidak kalah canggih.
Diantaranya adalah sensor 26.1 MP X-Trans CMOS 4. Bahkan kamera ini juga dilengkapi dengan mesin pemrosesan gambar.
Mesin tersebut bernama X-Processor 4. Fungsi mesin tersebut adalah memastikan tingkat kinerja dan kualitas gambar.
Dengan begitu, kualitas gambar akan jernih dan tajam. Pengguna akan lebih puas dengan gambar yang dihasilkan.
Fujifilm juga menggunakan kombinasi teknologi ini dengan firmware terbaru. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pemotretan dalam kondisi yang gelap.
Hybrid Viewfinder Pada Fujifilm X-Pro3
Seperti yang diketahui bahwa seri X-Pro telah menggunakan teknologi Hybrid Viewfinder. Teknologi ini juga disematkan pada X-Pro3.
Perbedaannya adalah Fujifilm X-Pro3 telah menggunakan panel EL organik yang beresolusi tinggi. Panel tersebut memiliki kurang lebih 3,69 titik.
Panel EL organik juga memiliki pencahayaan yang tinggi dan reproduksi warna canggih. Panel tersebut juga memperkuat pengalaman ketika memotret melalui Viewfinder.
Seorang Product Specialist Fujifilm juga memberikan ungkapan terkait teknologi Hybrid Viewfinder ini. Ia mengatakan bahwa akan ada improve yang mendesain ulang Optical Viewfinder.
Optical Viewfinder ini akan didesain ulang agar terlihat lebih clear bright. Tidak hanya clear bright, tetapi juga less distortion.
Fujifilm X-Pro3 Dilengkapi Classic Negative Film Simulation
Kelebihan selanjutnya adalah kehadiran Classic Negative Film Simulation. Fitur tersebut berfungsi untuk mensimulasikan film warna negatif.
Film warna negatif biasanya digunakan pada foto sehari-hari. Jadi, kehadiran fitur ini sangat membantu fotografi.
Tidak hanya itu saja, X-Pro3 juga telah dilengkapi dengan aksesoris opsional. Ada beberapa jenis aksesoris opsional yang telah disematkan pada X-Pro3.
Diantaranya adalah BLC-XPRO3 leather case dan MHG-XPRO3 hand grip. Keduanya memiliki fungsi yang berbeda-beda terkait dengan desain bodi.
Fungsi dari BLC-XPRO3 leather case adalah memamerkan desain klasik pada produk X-Pro3. Desain klasik tersebut terlihat begitu elegan ketika melindungi tubuh kamera.
Penggantian Baterai yang Unik
Keunikan Fujifilm X-Pro3 adalah penggantian baterai. Fotografer bisa mengganti baterai kamera ini meski casingnya masih terpasang pada kamera.
Berbeda halnya dengan MHG-XPRO3 yang berfungsi pada handling kamera. Handling kamera akan semakin meningkat, terutama saat menggunakan lensa aperture.
Keunikan MHD-XPRO34 hampir sama dengan leather case. Fotografer bisa mengganti baterai atau kartu memori kamera meski casing masih terpasang.
Berbagai fitur tersebut tentunya ditujukan untuk calon pengguna Fujifilm. Pengalaman berfoto akan semakin memuaskan jika menggunakan kamera Fujifilm.
Tidak heran jika banyak orang lebih memilih kamera Fujifilm. Hal ini tentunya untuk kepuasan pada proses fotografi.
Hadirnya X-Pro3 ini juga mengalami peningkatan di berbagai sektor. Hal tersebut bisa dilihat dari banyaknya peningkatan pada fitur.
PO Mulai November
Fujifilm memang sudah resmi diboyong ke Indonesia, namun belum dilakukan peluncuran. Berita terbaru mengatakan bahwa pre-order akan dilakukan November ini.
Banyak kelebihan yang ditawarkan membuat X-Pro3 diburu banyak orang. Bahkan tidak sedikit dari penggemar Fujifilm yang sudah memesan kamera ini.
Fujifilm X-Pro3 akan diluncurkan dengan dua varian warna yaitu Dura Black dan Dura Silver. Keduanya akan dilepas dengan harga sekitar 27,99 juta atau mencapai 28 juta. (R10/HR-Online)